- Robot Gabi mengikuti upacara inisiasi biksu di Seoul, Korea Selatan, sebagai partisipasi robot pertama dalam ritual sugye.
- Unitree Robotics menciptakan robot setinggi 120 sentimeter tersebut untuk mengucapkan sumpah pengabdian kepada ajaran Buddha secara modifikasi.
- Gabi dijadwalkan tampil kembali pada festival lentera Yeondeunghoe akhir bulan ini setelah menjalani ritual penyucian secara simbolis.
Suara.com - Sebuah kuil Buddha di Korea Selatan mencuri perhatian dunia setelah melibatkan robot dalam ritual keagamaan.
Robot bernama Gabi resmi mengikuti upacara inisiasi biksu Buddha di pusat kota Seoul.
Robot setinggi sekitar 120 sentimeter itu tampil mengenakan jubah biksu layaknya peserta lain dalam prosesi yang dipenuhi lentera warna-warni.
Kehadiran Gabi langsung menjadi sorotan karena menjadi robot pertama yang ikut dalam ritual sugye, tradisi pengucapan sumpah pengabdian kepada Buddha dan ajarannya.
Nama Gabi sendiri diambil dari istilah Buddhis yang berarti belas kasih.
Robot tersebut dibuat oleh Unitree Robotics, perusahaan robotika asal China, menggunakan model robot G1 yang dijual mulai dari 13.500 dolar AS atau setara Rp234,9 juta.
Dilansir dari Smithsonian Magazine, dalam upacara tersebut, Gabi mengucapkan lima sumpah yang biasanya dibacakan para biksu manusia.
Namun isi sumpahnya sedikit dimodifikasi agar sesuai dengan identitas robot.
Gabi berjanji menghormati kehidupan, hidup damai dengan robot lain dan benda di sekitarnya, mendengarkan manusia, tidak bertindak menipu, serta menghemat energi.
Baca Juga: Profil Timnas Korea Selatan: Misi Taegeuk Warriors Melangkah Jauh di Piala Dunia 2026
“Robot ditakdirkan untuk berkolaborasi dengan manusia di setiap bidang di masa depan,” kata Hong Min-suk dari Jogye Order.
“Ikut sertanya robot dalam festival kami adalah sesuatu yang alami,” lanjutnya.
Selain mengucapkan sumpah, Gabi juga mengikuti ritual penyucian yeonbi yang telah dimodifikasi.
Jika biksu manusia biasanya menerima bekas bakaran dupa di lengan, Gabi hanya diberi stiker festival lentera teratai dan gelang tasbih doa.
Gabi dijadwalkan kembali tampil akhir bulan ini dalam festival lentera Yeondeunghoe, perayaan kelahiran Buddha yang telah masuk daftar Warisan Budaya Takbenda UNESCO.
Fenomena penggunaan robot dalam praktik agama sebenarnya bukan hal sepenuhnya baru.
Berita Terkait
-
Profil Timnas Korea Selatan: Misi Taegeuk Warriors Melangkah Jauh di Piala Dunia 2026
-
Korea Selatan Selidiki Kebakaran Kapal di Selat Hormuz, Penyebab Masih Misterius
-
Lee Jae Wook Jalani Wajib Militer pada 18 Mei, Ini Proyek Terakhirnya!
-
Korea Selatan Juara Piala Uber 2026, Tumbangkan China 3-1 di Final
-
Kunker ke Tiga Negara, Gubernur Pramono Perkuat Kemitraan Strategis Menuju Top 50 Global City 2030
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati
-
Peringati Usia ke-80, Persit Kartika Chandra Kirana Mantapkan Pengabdian Dalam Berkarya
-
Indonesia Darurat Kekerasan Anak? MPR Soroti Celah Sistem Perlindungan Anak
-
Polisi Bongkar Gudang Penadah HP Curian di Bekasi, 225 iPhone dan Android Disita
-
Yuk Liburan ke Surabaya! Jelajahi Panggung Budaya Terbesar Tahun Ini di Perayaan HJKS ke-733