- Warga Desa Pasirranji, Bekasi, selama bertahun-tahun mengalami krisis air bersih karena kualitas sumur tanah yang tidak layak konsumsi.
- Bosch Indonesia dan Habitat for Humanity menghadirkan program perpipaan untuk menyalurkan air bersih bagi 40 kepala keluarga di desa.
- Infrastruktur perpipaan tersebut berhasil menurunkan biaya bulanan rumah tangga secara signifikan serta memastikan ketersediaan air bersih bagi warga.
“Akses air bersih bukan sekadar menghadirkan infrastruktur, tetapi juga menghadirkan kepastian, kesehatan, dan kualitas hidup yang lebih baik bagi keluarga,” ujar Arwin.
Menurutnya, kolaborasi bersama Bosch Indonesia menjadi bentuk intervensi nyata untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari.
Penguatan sistem perpipaan dinilai menjadi solusi paling realistis bagi wilayah Pasirranji dibandingkan terus bergantung pada sumber air tanah yang kualitasnya tidak memadai.
Upaya tersebut juga sejalan dengan target pemerintah daerah untuk memperluas cakupan layanan air bersih hingga 60 persen pada 2026 sekaligus mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) di sektor air bersih dan sanitasi.
Dalam pelaksanaannya, Bosch Indonesia turut melibatkan partisipasi karyawan melalui kegiatan volunteering sebagai bentuk keterlibatan langsung dengan masyarakat.
Lebih jauh, inisiatif ini menunjukkan bahwa akses terhadap kebutuhan dasar seperti air bersih tidak hanya bergantung pada ketersediaan sumber daya, tetapi juga pada bagaimana distribusi dan kolaborasi mampu menjangkau masyarakat yang selama ini berada di wilayah dengan keterbatasan layanan dasar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati
-
Peringati Usia ke-80, Persit Kartika Chandra Kirana Mantapkan Pengabdian Dalam Berkarya
-
Indonesia Darurat Kekerasan Anak? MPR Soroti Celah Sistem Perlindungan Anak
-
Polisi Bongkar Gudang Penadah HP Curian di Bekasi, 225 iPhone dan Android Disita
-
Yuk Liburan ke Surabaya! Jelajahi Panggung Budaya Terbesar Tahun Ini di Perayaan HJKS ke-733
-
DPR Ragukan Status Pesantren Predator Seks di Pati: Itu Hanya Kedok!