Ilustrasi perlintasan kereta api di dekat Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (30/4/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Baca 10 detik
- Penjaga perlintasan kereta liar di pinggiran kota menerapkan sistem organisasi profesional dengan jadwal kerja dan hierarki yang teratur.
- Anak-anak usia SMP mengikuti tradisi ngadal sebagai masa magang untuk belajar menjaga rel dari para senior secara turun-temurun.
- Sistem pembagian waktu dan penghasilan yang ketat antarwarga mampu mencegah konflik serta memberikan pendapatan ekonomi bagi para penjaganya.
Keteraturan tersebut membuat pekerjaan sebagai penjaga rel liar dianggap cukup menjanjikan secara ekonomi. Menurut Al, seseorang yang sudah memiliki jadwal tetap dan bekerja penuh seharian bisa memperoleh penghasilan hingga Rp500 ribu per hari.
Namun, untuk mencapai posisi itu, seseorang biasanya harus melewati fase ngadal terlebih dahulu sebagai proses pembuktian kemampuan dan kesabaran di pinggir rel.
Fenomena ngadal memperlihatkan bagaimana budaya ekonomi informal tumbuh kuat di kawasan bantaran rel. Sebuah pekerjaan berisiko tinggi dijalankan dengan sistem tradisi tersendiri, bahkan melibatkan anak-anak di bawah umur, di tengah minimnya pengawasan dan keterbatasan pilihan ekonomi masyarakat sekitar.
Reporter: Tsabita Aulia
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
Terkini
-
TelkomGroup Resmikan Community Gateway Wamena
-
Kisruh LCC Empat Pilar, DPR Usul Juri Pakai Headset dan Rekaman Audio agar Penilaian Tak Bermasalah
-
Studi Ungkap Banyak Eksperimen Laut Salah Prediksi Dampak Pemanasan Global, Apa Dampaknya?
-
Kejagung Lawan Vonis Bebas 3 Bankir Kasus Sritex, Ini Alasannya
-
Michael Jackson Dituding Predator Seks Berantai Gunakan Juice Jesus hingga Xanax
-
Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Divonis 6 Tahun dalam Kasus Korupsi Minyak Rp285 Triliun
-
Terbongkar dari Nyanyian Penjual Pecel Lele: Kronologi Sopir MBG Ditangkap saat Nyambi Kurir Sabu
-
Kejagung Jemput Paksa Bos PT Toshida, Jadi Tersangka Suap Ketua Ombudsman Nonaktif
-
Puan Maharani Tak Tinggal Diam Soal Larangan Nobar Film Pesta Babi: Memang Sensitif!
-
Palang Bambu dan HT Patungan, Warga Pertaruhkan Nyawa Jaga Perlintasan Liar