- Pemerintah Iran resmi melarang pengiriman persenjataan militer Amerika Serikat melintasi wilayah strategis Selat Hormuz mulai hari Rabu.
- Kebijakan blokade ketat yang dikelola IRGC dan militer reguler ini diambil sebagai respons atas agresi militer sebelumnya.
- Langkah strategis tersebut bertujuan memperkuat kedaulatan maritim sekaligus berpotensi meningkatkan pendapatan negara hingga dua kali lipat sektor minyak.
Di tengah kebuntuan diplomatik, Presiden AS Donald Trump secara sepihak memperpanjang penghentian permusuhan dengan dalih memberi Iran waktu untuk mengajukan "proposal terpadu."
Eskalasi konflik bersenjata ini telah secara signifikan mengganggu lalu lintas pelayaran di Selat Hormuz, yang merupakan jalur utama pengiriman minyak dan gas dari negara-negara Teluk Persia ke pasar global.
Gangguan pasokan tersebut secara langsung mendorong kenaikan harga bahan bakar dunia dan memicu kekhawatiran akan terjadinya resesi ekonomi global.
Larangan pengiriman senjata AS ini menjadi bukti bahwa Iran tidak akan lagi tinggal diam menghadapi provokasi militer dan siap menggunakan dominasi maritimnya sebagai alat tawar yang kuat dalam setiap perundingan di masa depan.
Berita Terkait
-
Warga AS Sambut Kedatangan Timnas Iran di Piala Dunia 2026 dengan Tangan Terbuka
-
Suporter Bebas Uang Jaminan Visa AS Saat Piala Dunia 2026, Standar Ganda Imigrasi Trump Disorot
-
Xi Jinping Ancam Donald Trump Perang Terbuka Jika AS Terus Ikut Campur Urusan Taiwan.
-
Bohong atau Fakta? Klaim Netanyahu Kunjungi UEA Secara Rahasia Picu Kehebohan Ini di Tengah Perang
-
Amerika Siap-siap Macet Parah di Piala Dunia 2026 karena Ini
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali
-
Demi Jam Terbang, Persib Bandung Resmi Pinjamkan Henhen Herdiana ke PSM Makassar
-
Bejad, Oknum Guru Ngaji di Kota Serang Asusila Gadis Berusia 9 Tahun
-
Smart Stick Berbasis AI Karya Siswa Indonesia Dilirik Profesor China, Apa Keunggulannya?
-
Gamer Siap-Siap! Nintendo Switch dan Switch 2 Bakal Resmi Masuk Indonesia Desember 2026
-
Dorong Purnabakti Berwirausaha, BRI Hadirkan Kemudahan Pembiayaan Toko Mandiri Indogrosir
-
Buka Rekening BRI di Summarecon Bekasi, Nikmati Cashback Spesial BRImo!