- Presiden Prabowo Subianto meresmikan Museum dan Rumah Singgah Marsinah di Kabupaten Nganjuk pada Sabtu, 16 Mei 2026.
- Museum ini didirikan sebagai bentuk penghormatan negara atas perjuangan Marsinah dalam membela hak-hak kaum buruh yang terpinggirkan.
- Presiden menegaskan bahwa peristiwa masa lalu Marsinah seharusnya tidak terjadi jika nilai Pancasila dan keadilan sosial diterapkan.
"Sesungguhnya peristiwa Marsinah yang dibunuh secara keji karena memperjuangkan kaum buruh pabrik suatu perusahaan, sesungguhnya sama sekali tidak perlu terjadi. Karena negara kita kita dirikan dengan falsafah dasar Pancasila," tegas Presiden.
"Itu adalah kecemerlangan pendiri bangsa kita, dan itu tertera dalam Undang-Undang Dasar kita, dalam pembukaannya. Dan itu adalah konsensus kesepakatan. Kita bisa bersatu antara lain karena Pancasila. Ratusan suku bangsa yang berbeda-beda, bahasanya daerah berbeda-beda, agama berbeda-beda, ras berbeda-beda, kita bisa bersatu. Sila kelima: Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Jadi sebetulnya kalau ini dipahami, bahwa kita ini negara kekeluargaan," paparnya.
Konsep kekeluargaan ini, lanjut Presiden, juga harus diterapkan dalam sektor ekonomi sesuai dengan amanat konstitusi agar yang kuat membantu yang lemah.
"Dalam Pasal 33 juga disebut bahwa perekonomian kita disusun atas asas kekeluargaan. Yang kaya harus narik yang miskin, yang kuat bantu yang lemah. Inti kekeluargaan: Buruh adalah anak-anak bangsa, tani adalah anak bangsa, nelayan anak bangsa, semuanya," ujarnya.
Prabowo menceritakan momen saat dirinya melihat langsung kamar peninggalan Marsinah yang masih dirawat dengan baik. Beliau mengecam keras praktik keserakahan yang mengorbankan nyawa manusia demi keuntungan semata.
"Saya tadi melihat, saya melihat kamarnya beliau tidak dirubah. Saya melihat perjuangan beliau dan saya prihatin dengan peristiwanya bahwa ada seorang pimpinan pengusaha yang punya pemikiran-pemikiran yang jahat demi keuntungan yang besar. Ini tidak sesuai dengan dasar berdirinya republik kita," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Resmikan Museum-Rumah Singgah Marsinah di Nganjuk, Prabowo: Saya Tadi Melihat Kamarnya
-
Mengenal 'Ambo', Sapi Raksasa 1,15 Ton Asal Tangerang yang Dipilih Prabowo untuk Idul Adha 2026
-
Sebut Prabowo Anggap Gagasannya Suci, Sobary: Oh Paus Saja Ndak Begitu Bung!
-
Tepis Isu Intimidasi, Dudung Sebut Presiden Prabowo Terbuka pada Kritik: Jangan Dipelintir!
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?