News / Internasional
Senin, 18 Mei 2026 | 14:16 WIB
Kapal Perang Amerika Serikat (CENTROM)
Baca 10 detik
  • Amerika Serikat mengirimkan amunisi dalam jumlah besar ke Tel Aviv guna mengantisipasi eskalasi konflik militer dengan Iran.
  • Militer Israel meningkatkan status siaga tempur tinggi untuk mendukung kemungkinan operasi militer Amerika Serikat terhadap Iran.
  • Israel diduga mengoperasikan fasilitas militer rahasia di wilayah Irak sebagai pusat dukungan udara dan bantuan medis.

Meski demikian, laporan tersebut juga menyebut Trump sedang menghadapi tekanan internasional, termasuk dari China, agar menghindari konfrontasi baru dan lebih memilih jalur diplomasi.

Operasi Rahasia Israel di Irak Jadi Sorotan

Di tengah meningkatnya tensi kawasan, The New York Times melaporkan adanya operasi rahasia Israel di gurun barat Irak yang menewaskan seorang penggembala dan seorang tentara Irak.

Operasi tersebut disebut berkaitan dengan upaya menyembunyikan situs militer dekat kota Al-Nukhaib yang diduga digunakan Israel sebagai pusat dukungan udara, pengisian bahan bakar, dan bantuan medis.

Laporan itu mengklaim fasilitas tersebut telah digunakan bahkan sebelum konflik terbaru AS-Israel dengan Iran pecah, termasuk selama perang 12 hari pada Juni tahun lalu.

Amerika Serikat disebut mengetahui keberadaan fasilitas tersebut dan diduga tidak mengungkapkannya kepada otoritas Irak maupun Iran.

Juru bicara militer Irak, Sabah al-Numan, menegaskan bahwa tidak ada negara yang diizinkan menggunakan wilayah Irak sebagai basis untuk menyerang negara lain.

Hingga kini, pemerintah Irak belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait laporan terbaru tersebut.

Baca Juga: FIFA Gelar Pertemuan Mendadak dengan Federasi Iran di Turki, Ada Masalah Apa?

Load More