- Penulis Ahmad Bahar secara resmi meminta maaf kepada Hercules dan GRIB Jaya terkait konten media sosial yang memicu kegaduhan.
- Ahmad Bahar mengaku akunnya diretas pihak lain dan sepakat menyelesaikan masalah tersebut secara kekeluargaan bersama organisasi GRIB Jaya.
- Pihak GRIB Jaya menerima permintaan maaf tersebut serta membantah isu penyanderaan anak Ahmad Bahar melalui mediasi di Polres Depok.
Suara.com - Polemik antara penulis sekaligus TikToker Ahmad Bahar dengan organisasi GRIB Jaya akhirnya berujung damai.
Ahmad Bahar menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada Ketua Umum GRIB Jaya Hercules Rosario Marshal setelah video dan narasi soal dirinya ramai menjadi sorotan di media sosial.
Dalam klarifikasinya, pemilik akun TikTok @pecimiringg_ itu mengaku sebagian video yang beredar bukan dibuat olehnya.
Ia bahkan mengklaim telepon genggam miliknya dan anaknya sempat diretas hingga muncul sejumlah unggahan yang memicu kegaduhan.
"Termasuk ada video lain yang bukan saya yang membuat, tapi HP saya dan HP anak saya di-hack, bahasa lainnya dikloning, sehingga ada video-video tertentu yang itu bukan punya saya," ungkap Ahmad Bahar dikutip dari akun YouTube GRIB TV, Selasa (19/5/2026).
Ahmad Bahar mengaku selama ini aktif membuat konten komentar isu-isu yang sedang viral, termasuk soal polemik antara Amien Rais dan Hercules. Namun ia menduga ada kesalahpahaman hingga persoalan melebar di media sosial.
"Itu barangkali yang menjadi sumber utamanya yang memicu kesalahpahaman," ujarnya.
Dalam pernyataannya, Ahmad Bahar juga menyampaikan permintaan maaf langsung kepada Hercules beserta keluarga dan jajaran GRIB Jaya.
"Tapi apapun itu, sebagai manusia biasa, saya memohon maaf kepada pimpinan GRIB Jaya yaitu Pak Haji Hercules," ucapnya.
Baca Juga: Amien Rais: Rakyat Sudah Tidak Menyerang Gibran, Sekarang Dialihkan Semuanya ke Pak Prabowo
Ia berharap persoalan tersebut bisa berakhir damai dan tidak lagi memicu konflik berkepanjangan.
"Intinya, moga-moga dengan saya menyampaikan permohonan maaf ini kita menjadi saudara, tidak ada masalah, tidak berkonflik," katanya.
Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Hukum dan Advokasi DPP GRIB Jaya Wilson Colling mengatakan persoalan tersebut telah diselesaikan secara musyawarah dan kekeluargaan.
Menurut Wilson, pertemuan damai itu merupakan tindak lanjut dari mediasi yang dilakukan di Polres Metro Depok pada malam sebelumnya.
"Ini merupakan rangkaian dari pertemuan semalam yang terjadi di Polres Depok, terjadi kesepakatan untuk melakukan musyawarah mufakat kekeluargaan," kata Wilson.
Wilson mengungkapkan tim hukum GRIB Jaya sebenarnya sempat mempertimbangkan langkah hukum. Namun Hercules memilih penyelesaian damai melalui permintaan maaf terbuka.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 2 Juli 2026, Ada Kuda hingga Anjing
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Bukan yang Pertama! Polisi Duga Ada Korban Penyekapan Lain di Percetakan Senen
-
Dicap 'Lembek' Kritik Pemerintah, Said Didu: Saya Bukan Terwo!
-
Usai Minta Maaf, Om Zein Diminta Komnas Perempuan Perbaiki Cara Pandang soal Perempuan
-
Dulu Kontraktor Kini 'Gelandangan', Kisah Jafar Ali Setahun Bertahan di Trotoar Depan UNHCR
-
Menhut Raja Juli Soal Pertemuan dengan Bupati Kuansing: Amplop Dikembalikan, Tak Ada Pelepasan Hutan
-
Ibu Hamil Tewas Tertembak di Papua, DPR Minta Diusut Transparan
-
Said Didu Blak-blakan: Sebut Safari Politik Jokowi Disokong Oligarki hingga Para Koruptor
-
Buntut Kasus dr Icha, Kemenkes Izinkan Nakes Stop Layanan Jika Terintimidasi
-
Tapir Disembelih dan Dikonsumsi di Mesuji, Pegiat Sebut Edukasi Konservasi Masih Mandek
-
Riset: Hutan Mungkin Tak Lagi Menyerap Karbon Sebanyak yang Kita Perkirakan, Mengapa?