- Penulis Ahmad Bahar secara resmi meminta maaf kepada Hercules dan GRIB Jaya terkait konten media sosial yang memicu kegaduhan.
- Ahmad Bahar mengaku akunnya diretas pihak lain dan sepakat menyelesaikan masalah tersebut secara kekeluargaan bersama organisasi GRIB Jaya.
- Pihak GRIB Jaya menerima permintaan maaf tersebut serta membantah isu penyanderaan anak Ahmad Bahar melalui mediasi di Polres Depok.
"Tapi kebijakan bijak dari Ketua Umum, dalam hal ini Hercules Rosario, Ketua Umum DPP GRIB Jaya, mengatakan bahwa jika lebih baik, alangkah eloknya udah melakukan permintaan maaf saja ketimbang kita harus berperkara," ujarnya.
Bantah Sandera Anak Ahmad Bahar
Ia juga membantah tudingan penyanderaan terhadap anak Ahmad Bahar yang sempat ramai di media sosial.
"Dan serta anaknya, perlu kami ingatkan bahwa semalam memang anaknya Pak Ahmad ada di kantor (DPP), tapi sesungguhnya itu hanya untuk melakukan klarifikasi dan kami Ketua Umum itu menunggu ayahnya," kata Wilson.
Wilson memastikan kedua pihak telah sepakat mengakhiri polemik tersebut dan meminta semua pihak tidak lagi memperkeruh suasana.
"Kami sama-sama sepakat untuk mengakhiri kegaduhan dan polemik ini secara kekeluargaan. Ke depan tidak ada masalah lagi," tuturnya.
Sebelumnya, rumah Ahmad Bahar sempat ramai diberitakan didatangi sejumlah anggota GRIB Jaya usai kontennya tentang Hercules viral di media sosial.
Narasi soal dugaan pengepungan hingga penyanderaan anak Ahmad Bahar sempat memicu perhatian publik.
Namun GRIB Jaya membantah tudingan tersebut dan menyebut kedatangan anggotanya hanya untuk melakukan klarifikasi secara persuasif.
Baca Juga: Amien Rais: Rakyat Sudah Tidak Menyerang Gibran, Sekarang Dialihkan Semuanya ke Pak Prabowo
Polisi juga menyatakan persoalan itu telah diselesaikan secara kekeluargaan di Polres Metro Depok.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Dorrr! Penembakan Terjadi di Islamic Center San Diego Amerika, Ada Korban WNI?
-
WNI Ditangkap Tentara Israel di Mediterania, KSP Dudung Minta Kemlu Tempuh Jalur Diplomasi
-
RI Gunakan Saluran Komunikasi, Desak Israel Bebaskan 2 Jurnalis dan 9 Aktivis Indonesia
-
Eks Wamenaker Noel: Saya Lebih Banyak Selamatkan Uang Rakyat Dibanding KPK!
-
Gudang Kardus 1.000 Meter di Cengkareng Ludes Terbakar, 3 Orang Dilarikan ke RS!
-
Iwakum Desak Pemerintah Lindungi 4 Jurnalis Indonesia yang Ditahan Israel dalam Misi Gaza
-
Dikejar Sekoci Israel: Relawan Indonesia Ceritakan Situasi Mencekam di Laut Mediterania
-
Skandal Korupsi Mesin Jahit PPKUKM Jaktim Terbongkar: Modus Mark Up Gila-gilaan, Negara Tekor Rp4 M!
-
WNI Disandera Tentara Israel, Din Syamsuddin Desak Presiden Prabowo Bicara di Forum BoP!
-
Akhir Pelarian Jambret WNA di Bundaran HI: 120 Kali Beraksi, Keok Ditembus 'Timah Panas' Polisi