- Pemerintah Indonesia mendorong kebijakan hilirisasi nikel untuk meningkatkan nilai tambah komoditas dan memperkuat posisi ekonomi di pasar global.
- Perlambatan industri nikel di Sulawesi berdampak langsung pada penurunan perputaran ekonomi lokal serta kesejahteraan masyarakat sekitar tambang.
- Pelaku usaha nasional dan masyarakat lokal menghadapi tantangan besar akibat tekanan global serta volatilitas harga nikel yang tidak menentu.
Pada titik inilah muncul pertanyaan yang lebih reflektif daripada konfrontatif: bagaimana memastikan agar transformasi industri ini tetap memberi ruang aman bagi pelaku usaha nasional dan masyarakat lokal, tanpa kehilangan arah besar pembangunan yang sedang dikejar?
Ihwan Kadir menutup pandangannya dengan satu catatan yang lebih sebagai pengingat daripada kritik.
“Yang paling penting dari agenda besar seperti hilirisasi adalah memastikan bahwa yang tumbuh bukan hanya industrinya, tetapi juga ketahanan sosial di sekitarnya.”
Sebab pada akhirnya, keberhasilan sebuah kebijakan industri tidak hanya diukur dari seberapa besar nilai ekspor yang dihasilkan, tetapi juga dari seberapa banyak kehidupan yang tetap bisa bertahan dan berkembang di sekitarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
- 'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
- 5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Spesifikasi Pesawat Sukhoi Su-35 Milik Iran yang Disiapkan Oleh Rusia
-
Gunung Anak Krakatau Siaga, Badan Geologi: Isu Tsunami Hoaks, Warga Banten-Lampung Harap Tenang
-
LPDP Tambah 14 Kampus Top Dunia Khusus STEM, Ada NUS Hingga UCLA!
-
Jangan Tertipu! Video Erupsi Anak Krakatau Itu Hoaks, Ini Radius Bahaya yang Sebenarnya
-
Teror Drone Granat Sasar Pengacara di Tangsel, Pelaku Beri Pesan: Ini Baru Permulaan!
-
'Emang Kenapa Kalo Gue Tampol?' Identitas Pria Arogan di Jagakarsa Terkuak, Polisi Buru Pelaku
-
Sengketa Lahan Berujung Teror! Rumah Advokat Sulardi Dilempar Molotov, Pelaku Terekam CCTV
-
Menteri PPPA Sentil Lagu Om Zein: Pengalaman Biologis Perempuan Bukan Bahan Candaan!
-
Gara-gara Berkas Tak Lengkap! Kasus Heli Anggota DKPP Tio Aliansyah Resmi Dinyatakan Gugur
-
Penuhi Titah Prabowo, Pramono Siapkan Lahan 8 Hektare Bangun Sekolah Rakyat Permanen di Jakarta