-
Iran mendirikan otoritas baru untuk mengendalikan pelayaran komersial di jalur Selat Hormuz.
-
Kebijakan tarif khusus diterapkan Iran bagi kapal asing yang melintasi Selat Hormuz.
-
Donald Trump menunda serangan militer ke Iran setelah menerima desakan negara-negara Arab.
Trump menegaskan permintaan tersebut muncul di tengah "negosiasi serius" yang diyakini para pemimpin Timur Tengah akan menghasilkan kesepakatan yang dapat diterima oleh AS. Ketegangan ini sendiri berakar dari benturan fisik yang terjadi pada awal tahun.
Pada 28 Februari, AS dan Israel melancarkan serangan terhadap target-target di Iran yang menyebabkan kerusakan dan menewaskan warga sipil. Agresi militer tersebut langsung memicu aksi balasan bersenjata yang menyasar fasilitas vital milik sekutu Barat.
Perang sempat dihentikan pada 7 April setelah AS dan Iran mengumumkan gencatan senjata selama dua pekan. Namun, jeda kemanusiaan tersebut belum mampu menyelesaikan akar permasalahan mendasar di meja perundingan.
Gencatan senjata mulai berlaku pada 8 April melalui mediasi Pakistan, tetapi pembicaraan di Islamabad gagal menghasilkan kesepakatan jangka panjang. Kegagalan diplomasi ini kemudian direspons Amerika dengan memperketat pengawasan perairan sejak pertengahan bulan lalu.
Sejak 13 April, AS telah memberlakukan blokade laut terhadap lalu lintas maritim Iran di kawasan selat tersebut. Di tengah kebuntuan itu, Washington akhirnya memperpanjang penghentian permusuhan guna memberi Iran waktu untuk mengajukan "proposal terpadu."
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei
-
Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik
-
Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan
-
Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia
-
Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil
-
Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan
-
Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time
-
Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu
-
Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini
-
Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya