News / Internasional
Rabu, 20 Mei 2026 | 12:51 WIB
Iluatrasi kapal-kapal yang ikut terlibat dalam Global Sumud Flotilla untuk Gaza, Palestina. (ANTARA/Anadolu/py)
Baca 10 detik
  • PBB mengecam tindakan militer Israel yang menyergap konvoi kapal kemanusiaan Global Sumud Flotilla di perairan internasional.
  • Juru bicara PBB menuntut jaminan keselamatan bagi ratusan aktivis yang ditahan paksa dalam operasi militer tersebut.
  • PBB menyatakan insiden itu melanggar hukum internasional dan mendesak Israel mengakhiri pembatasan bantuan kemanusiaan ke Gaza.

Krisis Kemanusiaan Gaza Kian Memburuk

“Ingatlah bahwa cara terbaik menyalurkan bantuan kemanusiaan ke Gaza adalah melalui jalur resmi, dan supaya semakin banyak bantuan yang masuk, Israel harus menyingkirkan berbagai rintangan dan batasan,” ujar Dujarric.

PBB juga menyoroti kelangkaan suku cadang generator listrik, stasiun pompa air bersih, hingga kebutuhan dasar lainnya yang semakin memperparah kondisi warga Gaza.

Blokade berkepanjangan disebut menyebabkan penumpukan sampah, keterbatasan air bersih, serta minimnya material untuk membangun kembali fasilitas sipil yang rusak akibat konflik.

Insiden penyerbuan Global Sumud Flotilla terjadi di tengah kebuntuan diplomasi dan meningkatnya tekanan internasional terhadap Israel terkait krisis kemanusiaan di Jalur Gaza, demikian Antara.

Load More