News / Internasional
Selasa, 02 Juni 2026 | 13:47 WIB
Ilustrasi Donald Trump-Benjamin Netanyahu [Suara.com]
Baca 10 detik
  • Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengkritik tajam Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam percakapan telepon pada Senin lalu.
  • Trump menilai operasi militer Israel di Lebanon berisiko merusak upaya diplomasi Washington dan stabilitas kawasan Timur Tengah.
  • Akibat tekanan tersebut, pemerintah Israel memutuskan untuk menunda rencana serangan militer besar ke wilayah Beirut, Lebanon.

Suara.com - Hubungan antara Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dilaporkan memanas setelah meningkatnya operasi militer Israel di Lebanon.

Trump disebut geram karena langkah militer Israel dinilai berpotensi mengganggu upaya diplomatik Washington, termasuk negosiasi yang sedang dijalankan Amerika Serikat dengan Iran.

Menyitat Times of Israel, laporan dari Axios mengungkap adanya percakapan telepon bernada keras antara kedua pemimpin tersebut pada Senin lalu.

Percakapan Panas Trump dan Netanyahu

Sedikitnya 16 orang dilaporkan tewas dan 58 lainnya luka-luka setelah rentetan serangan udara menghantam berbagai wilayah pada Kamis (28/5/2026) waktu setempat. [Istimewa]

Menurut sumber yang mengetahui isi pembicaraan tersebut, Trump melontarkan kritik tajam kepada Netanyahu terkait operasi militer Israel di Lebanon.

Seorang pejabat AS yang dikutip dalam laporan itu mengungkapkan bahwa Trump bahkan menggunakan kata-kata kasar saat menyampaikan kemarahannya kepada pemimpin Israel tersebut.

"Kamu benar-benar gila."

"Kamu pasti sudah masuk penjara jika bukan karena saya."

"Saya menyelamatkanmu."

Baca Juga: Prabowo Beri Perlakuan Khusus Buat Donald Trump di Aturan Devisa Hasil Ekspor

"Semua orang membencimu sekarang."

"Semua orang membenci Israel karena ini."

Laporan tersebut menyebut Trump menilai tindakan Israel berisiko memperburuk posisi negara itu di mata dunia internasional sekaligus mengancam stabilitas kawasan.

Hingga kini, Gedung Putih belum memberikan komentar resmi mengenai isi percakapan yang dilaporkan sejumlah media tersebut.

Kekhawatiran atas Negosiasi dengan Iran

Sebelum percakapan itu terjadi, Trump sempat menyampaikan kepada media bahwa dirinya akan meminta penjelasan langsung dari Netanyahu terkait operasi militer Israel di Lebanon.

Load More