- BPOM menemukan jutaan produk kosmetik ilegal senilai Rp27,6 miliar di gudang wilayah Bojong Nangka, Tangerang pada Mei 2026.
- Produk impor asal Tiongkok tersebut masuk melalui jalur tidak resmi dan dipasarkan secara luas melalui platform e-commerce.
- BPOM menyita seluruh barang bukti, menghentikan operasional sarana, serta melakukan pengujian laboratorium guna memproses pelanggaran hukum tersebut.
Suara.com - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menemukan penyimpanan dan peredaran kosmetik ilegal atau tanpa izin edar (TIE) di wilayah Bojong Nangka, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Banten pada akhir Mei 2026.
Dari hasil pemeriksaan, BPOM menemukan sebanyak 890 item atau 1.818.245 pieces kosmetik ilegal dengan nilai keekonomian diperkirakan mencapai Rp22,1 miliar.
Selain itu, petugas juga menemukan kosmetik impor ilegal sebanyak 66 item atau 263.794 pieces dengan nilai keekonomian sebesar Rp5,5 miliar.
Dengan demikian, total keseluruhan temuan mencapai 956 item atau 2.082.039 pieces dengan estimasi nilai ekonomi sebesar Rp27,6 miliar.
Kepala BPOM Taruna Ikrar mengatakan, temuan tersebut didominasi kosmetik impor asal Tiongkok dari kategori produk dekoratif atau rias wajah.
Produk-produk tersebut diimpor ke Indonesia melalui jasa pengiriman barang yang diduga melakukan praktik tidak sesuai ketentuan.
Selanjutnya, produk dipasarkan melalui berbagai platform perdagangan elektronik atau e-commerce.
Beberapa produk impor ilegal yang ditemukan di gudang tersebut antara lain merek Lameila, SVMY, Sadoer, Kiyomi, Charzieg, Rueiofian, Hymeys, ZYZC, Cwinter, Yayashi, Luodais, dan Kekemood.
Menurut Taruna, merek Lameila dan SVMY bukan kali pertama ditemukan dalam operasi BPOM.
Baca Juga: 5 Lipstik Waterproof yang Tahan hingga 16 Jam, Mulai dari Rp12 Ribuan!
"Merek Lameila dan SVMY telah beberapa kali ditemukan dalam operasi BPOM dan dimusnahkan namun masih ditemukan beredar kembali di pasaran," kata Taruna, Senin (8/6/2026).
Ia menjelaskan produk kosmetik impor ilegal tersebut masuk ke Indonesia tanpa dilengkapi dokumen importasi yang lengkap sehingga diduga masuk melalui jalur tidak resmi.
"Kosmetik TIE dan kosmetik impor yang masuk ke Indonesia tanpa memenuhi ketentuan yang berlaku tidak dapat dijamin keamanan maupun mutunya. Penggunaannya tentu berpotensi merugikan kesehatan konsumen," jelasnya.
Sebagai tindak lanjut, BPOM telah menghentikan sementara kegiatan pada sarana tersebut serta mengamankan seluruh produk kosmetik impor ilegal yang ditemukan.
Langkah itu dilakukan untuk mencegah peredaran produk lebih lanjut dan melindungi masyarakat.
BPOM juga telah mengambil sampel dari produk yang ditemukan untuk dilakukan pengujian laboratorium. Pengujian dilakukan guna mengetahui ada atau tidaknya kandungan bahan berbahaya sehingga tindakan hukum yang diambil dapat disesuaikan dengan pelanggaran yang ditemukan.
Berita Terkait
-
5 Lipstik Waterproof yang Tahan hingga 16 Jam, Mulai dari Rp12 Ribuan!
-
Bedak Padat yang Bagus Merek Apa? Ini 7 Pilihan Terbaik yang Sudah BPOM
-
4 Rekomendasi Serum Murah untuk Mencerahkan Wajah, Sudah BPOM
-
Toko Kosmetik di Sawah Besar Digerebek, Ternyata 'Gudang' Ribuan Butir Pil Tramadol dan Hexymer
-
Apa Bedak Tabur yang Bagus tapi Murah? Ini 9 Pilihan Terbaik yang Sudah BPOM
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Bukan Sekadar Tipis, Ini 3 Inovasi Kunci Galaxy Z Fold8 Ultra yang Menetapkan Standar Baru HP Lipat
-
Iran Ogah Gencatan Senjata dengan Amerika Kalau yang Ngomong 'Orang Ketiga' Ini
-
Universitas Republik Indonesia dan Ironi Kesejahteraan Tenaga Pendidik
-
Menggantung Nyawa di Wadah Ikan: Kisah Nelayan Situbondo Terombang-ambing 48 Jam di Laut Lepas
-
Seperti Biasa Investor Ambil Cuan di Akhir Pekan, IHSG Berakhir Ambruk ke 6.100
-
Kajati Sumsel Berganti, Siapa yang Kini Memimpin Kejati Usai Ketut Sumedana ke BGN?
-
Jangan Bandel! SPPG Makan Bergizi Gratis yang Tak Sesuai Standar Siap-siap Ditutup
-
Review Drama Love Designer, Kisah Cinta Seorang Designer dan Bos E-Commerce
-
Lampung Bersiap Transformasi dari Lumbung Mentah Jadi Raksasa Hilirisasi Pangan Nasional
-
Perkara Harga Minyak Dunia Naik, Rupiah Nyaris ke Level Rp18.000 Lagi