- Sebanyak 145 orang di Amerika Serikat terinfeksi parasit Cyclospora cayetanensis sejak Mei hingga pertengahan Juni 2026.
- Kasus infeksi tersebar di 20 negara bagian dengan New York sebagai wilayah penyumbang jumlah kasus terbanyak.
- Para ahli menduga penularan terjadi melalui konsumsi makanan domestik terkontaminasi meski sumber pastinya masih dalam penyelidikan.
Suara.com - Wabah parasit misterius tengah mengkhawatirkan Amerika Serikat.
Sebanyak 145 orang dari 20 negara bagian dilaporkan terinfeksi Cyclosporiasis yang disebabkan oleh parasit Cyclospora cayetanensis, dengan 20 pasien harus dirawat di rumah sakit.
Data Centers for Disease Control and Prevention (CDC) mencatat kasus terjadi antara Mei hingga pertengahan Juni 2026.
Meski belum ada korban jiwa, otoritas kesehatan menyebut jumlah sebenarnya kemungkinan lebih tinggi karena masih ada kasus yang belum terdiagnosis.
Negara bagian New York menjadi wilayah dengan kasus terbanyak.
Infeksi juga ditemukan di sejumlah wilayah lain seperti New Jersey, Connecticut, dan Pennsylvania.
Yang mengejutkan, tidak satu pun pasien memiliki riwayat perjalanan ke luar negeri.
Hal ini membuat para ahli menduga sumber penularan berasal dari makanan yang terkontaminasi di dalam negeri, meski sumber pastinya masih belum diketahui.
“Otoritas kesehatan lokal, negara bagian, dan federal sedang menyelidiki beberapa klaster kasus di lebih dari satu negara bagian. Investigasi untuk mengidentifikasi sumber masih berlangsung,” demikian pernyataan CDC seperti dinukil dari NY Post.
Baca Juga: Update Perdamaian AS - Iran, Kapan Berunding Lagi?
Infeksi ini umumnya menyebabkan gejala pencernaan serius.
Penderita mengalami diare cair hebat, kram perut, mual, muntah, hingga kelelahan, yang biasanya muncul sekitar satu minggu setelah terpapar.
Dalam beberapa kasus, gejala bisa berlangsung hingga lebih dari sebulan jika tidak ditangani.
Kondisi ini meningkatkan risiko dehidrasi, terutama pada anak-anak dan lansia.
Pengobatan dilakukan dengan antibiotik seperti Trimethoprim-sulfamethoxazole.
Tanpa terapi, infeksi memang bisa sembuh sendiri, tetapi gejalanya cenderung lebih lama dan berat.
CDC juga mengingatkan pentingnya keamanan pangan.
Produk segar seperti ketumbar, raspberry, kacang polong, selada, hingga basil impor pernah dikaitkan dengan wabah serupa di masa lalu.
Berita Terkait
-
Update Perdamaian AS - Iran, Kapan Berunding Lagi?
-
Stok Minyak AS Ambles ke Level Terendah Sejak Era Perang Dingin
-
Rupiah Kembali Loyo Lawan Dolar AS Lemas ke Level Rp17.888
-
Pasar Antisipasi Perundingan AS - Iran di Doha, Harga Minyak Dunia Melemah
-
Iran-AS Damai, Rupiah Berjaya Hari Ini di Level Rp17.851/USD
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Gelombang Panas di Prancis: Bayi Kembar 15 Bulan Tewas, Orang Tua Ditangkap
-
Gelombang Panas Mematikan di Eropa: 1300 Orang Tewas, Suhu Tembus 41,7 C di Jerman
-
Di Balik Viral Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung: Tradisi Adat atau Simbol Politik?
-
Potongan Jadi 8 Persen Mulai Besok, Koalisi Ojol Nasional: Janji Prabowo-Dasco Terbukti
-
MUI Usul RUU Pidana LGBT, Gus Ipul: Patut Ditindaklanjuti, Tapi Dibahas Dulu
-
TKD Anjlok 59 Persen, Jakarta Tak Bisa Lagi Bergantung pada APBD demi Kejar Status Kota Global
-
Sempat Tertahan di Papua, Bobby Nasution Pastikan Kontingen Pesparawi Sumut Pulang Besok
-
PDIP Surati Nanik S Deyang Minta Data Nama-nama Kader yang Terlibat MBG
-
BNN Catat 50 Orang Meninggal Tiap Hari Akibat Narkoba, Rehabilitasi Harus Jadi Prioritas
-
Buru Bupati dan Sekda Kuansing, KPK Telusuri Dugaan Kebocoran Informasi