- Ketua DPP PDIP Said Abdullah mengkritik narasi "Jateng Kandang Gajah" yang diusung PSI terkait safari politik Jokowi.
- PSI berencana mendampingi Presiden ke-7 RI Jokowi melakukan kunjungan ke wilayah Jawa Tengah pada pertengahan Juli 2026.
- Agenda safari politik tersebut bertujuan untuk memperkuat basis dukungan partai PSI di seluruh kabupaten dan kota Jawa Tengah.
Suara.com - Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Said Abdullah menyindir narasi 'Jateng Kandang Gajah' yang digaungkan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di tengah rencana Presiden ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi berkeliling Jawa Tengah.
Said mempertanyakan pihak yang pertama kali menggulirkan narasi tersebut. Menurutnya, informasi itu tidak semestinya disampaikan jika tidak didasarkan pada fakta.
"Siapa yang bikin hoaks?," kata Said di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (6/7/2026).
Pernyataan Said merespons rencana kunjungan Jokowi ke sejumlah daerah di Jawa Tengah yang sebelumnya diungkap Ketua DPW PSI Jawa Tengah Antonius Yogo Prabowo.
Yogo mengatakan pihaknya telah melaporkan perkembangan konsolidasi organisasi PSI di Jawa Tengah kepada Jokowi. Laporan itu, kata dia, menjadi bagian dari persiapan sebelum mantan presiden tersebut melakukan safari politik ke wilayah tersebut.
"Kami sudah 95 persen siap untuk didatangi bapak," ujar Yogo usai bertemu Jokowi di kediamannya, Jumat (2/7/2026).
Menurut Yogo, kunjungan tersebut ditargetkan berlangsung pada pertengahan Juli. PSI mengusulkan hampir seluruh kabupaten dan kota di Jawa Tengah masuk dalam agenda, meski lokasi yang akan dikunjungi masih menunggu keputusan Jokowi.
"Kami mengajukannya hampir 35 kabupaten/kota, tentu ini akan dipilih Bapak mana yang kira-kira akan didatangi," katanya.
Yogo mengungkapkan pembahasan mengenai safari Jawa Tengah telah dilakukan langsung bersama Jokowi. Saat ini, kata dia, tim masih mematangkan jadwal serta teknis pelaksanaannya.
Baca Juga: Said Didu Blak-blakan: Sebut Safari Politik Jokowi Disokong Oligarki hingga Para Koruptor
Bahkan, ia menyebut salah satu tujuan kunjungan tersebut adalah memastikan Jawa Tengah menjadi basis kuat PSI.
"Yang jelas tugas kami hari ini mempersiapkan untuk bapak turun, untuk Bapak keliling Jateng memastikan bahwa Jateng benar-benar sebagai Kandang Gajah," ungkapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
7 Cara Menutupi Flek Hitam Membandel dengan Color Corrector, Makeup Jadi Lebih Mulus
-
Jebakan Ketenangan Semu: Mengapa Transaksi Cashless Bikin Kita Makin Boros?
-
Titip Pesan ke DPR, PERKAPI: UU Profesi Kurator Jangan Sampai Jadi Tameng Kebal Hukum
-
Meminang Pujaan Hati dengan Kesiapan yang Mantap di Buku Aku, Kau dan KUA
-
Neraca Pembayaran II Masih Alami Defisit, Transaksi Berjalan Capai 3,3 Persen PDB
-
Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
-
KPK Naikkan Status Dugaan Korupsi Dispenda Bogor ke Penyidikan, Uang Rp1,5 Miliar Diamankan
-
Gempa Bumi Besar M 7,2 Guncang Peru
-
Review Anetos Acne Care Serum, Ampuh Bikin Jerawat Meradang Kempes dalam Semalam?
-
Menjaga Dapur Sendiri: ASEAN Butuh Aturan Latihan Militer Bersama