- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meresmikan 80 Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II di Kota Dumai, Riau, Selasa (7/7/2026).
- Pembangunan ini menjadikan total 110 jembatan telah berdiri di berbagai wilayah Provinsi Riau untuk mendukung konektivitas masyarakat.
- Infrastruktur tersebut bertujuan mempermudah akses pendidikan, kesehatan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan di Riau.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti sebagai tanda diresmikannya 80 Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II, dilanjutkan peninjauan langsung ke jembatan yang menjadi lokasi peresmian.
Kapolri juga menyerahkan tali asih dan paket sembako kepada perwakilan masyarakat sebelum mengakhiri rangkaian kegiatan.
Menutup seluruh rangkaian peresmian, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polda Riau yang berhasil menghadirkan 110 Jembatan Merah Putih Presisi bagi masyarakat di berbagai wilayah Provinsi Riau.
Kapolri menegaskan, pembangunan jembatan tersebut merupakan implementasi arahan Presiden Prabowo Subianto agar Polri tidak hanya menjalankan tugas memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga hadir memberikan solusi atas kebutuhan masyarakat melalui pembangunan yang berdampak langsung.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolda Riau beserta seluruh jajaran yang telah bekerja keras melaksanakan arahan dan tugas dari Bapak Presiden. Hari ini kita meresmikan 80 Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II. Dengan tambahan ini, total jembatan yang telah dibangun Polda Riau mencapai 110 unit,” ujar Kapolri.
Menurut Kapolri, jembatan yang dibangun bukan sekadar infrastruktur penghubung, tetapi menjadi akses yang membuka kesempatan masyarakat untuk memperoleh kehidupan yang lebih baik.
Kehadiran jembatan akan mempermudah anak-anak menuju sekolah, memperlancar akses pelayanan kesehatan, sekaligus mempercepat distribusi hasil pertanian, perkebunan, dan aktivitas ekonomi masyarakat.
“Kita ingin memastikan masyarakat, khususnya di desa-desa dan wilayah yang selama ini aksesnya terbatas, memperoleh manfaat nyata dari pembangunan ini. Dengan konektivitas yang semakin baik, anak-anak lebih mudah bersekolah, masyarakat lebih mudah mengakses pelayanan publik, dan aktivitas ekonomi dapat tumbuh sehingga kesejahteraan masyarakat juga meningkat,” katanya.
Jenderal bintang empat ini juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus memperkuat semangat kolaborasi dalam membangun Indonesia. Menurutnya, gotong royong yang melahirkan Program Jembatan Merah Putih Presisi merupakan modal penting dalam mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045.
Baca Juga: Warga Aceh Patungan Perbaiki Jembatan Enang-Enang, Satgas PRR: Keselamatan Nomor Satu
“Mari kita bersama-sama menjaga semangat kebersamaan ini agar harapan masyarakat, harapan bangsa, dan cita-cita menuju Indonesia Emas 2045 dapat kita wujudkan bersama,” tutup Kapolri.
Jembatan yang menjadi lokasi peresmian menghubungkan Jalan Perintis RT 02 Kelurahan Bumi Ayu dengan Jalan Bukit Datuk Lama RT 03 Kelurahan Bukit Datuk, Kecamatan Dumai Selatan.
Kehadirannya diharapkan semakin memperlancar mobilitas masyarakat, memperkuat konektivitas antarwilayah, mempercepat distribusi hasil pertanian dan perkebunan, serta memudahkan akses menuju fasilitas pendidikan, kesehatan, dan pelayanan publik.
Program Jembatan Merah Putih Presisi merupakan salah satu inovasi Polda Riau yang dibangun melalui semangat kolaborasi antara Polri, pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat.
Hingga pertengahan tahun 2026, sebanyak 110 jembatan telah berdiri di berbagai pelosok Provinsi Riau sebagai simbol kehadiran Polri yang tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga ikut membangun konektivitas, memperkuat kohesi sosial, dan menghadirkan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Berita Terkait
-
Warga Aceh Patungan Perbaiki Jembatan Enang-Enang, Satgas PRR: Keselamatan Nomor Satu
-
KPK Periksa 9 Saksi Kasus Suap Bupati Kuansing, Ketua DPRD Juprizal Ikut Dipanggil!
-
5 Tahun Putus, Jembatan Termanu Akhirnya Segera Dibangun Kembali
-
(Bukan) Mbah Saripah yang Menyeberang Jembatan
-
Polri Bidik 1.500 Dapur MBG Rampung Akhir 2026, Siap Layani 3,5 Juta Penerima
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
Terkini
-
Rumah Mewah di Sentul City Digeledah Polisi Tengah Malam, Diduga Milik Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Meluas ke 12 Titik! Polisi Geledah Pacific Place hingga Rumah Mewah di Sentul Terkait Kasus TPPU
-
Bahaya State Capture, Pakar Ungkap Cara Militer 'Kuasai' Negara Lewat Jalur Legal
-
Jejak Densus 88 Kuntit Jampidsus di Cafe de'CLAN Signature: Kini Ditemukan Brankas Dolar Rp67 M!
-
Bareskrim Rampungkan Berkas Kasus Impor Handphone Ilegal, Tiga Tersangka Segera Disidang
-
Mengapa Pengembalian Amplop Belum Tentu Membebaskan Raja Juli Antoni dari Pidana?
-
Sembunyi di Balik Lemari! Polisi Sita Rp67 M dari Cafe de'CLAN yang Diduga Milik Jampidsus Febrie
-
Brankas Berisi Dolar Disita di Cafe de'CLAN, Nama Jampidsus Febrie Adriansyah Ikut Terseret
-
Dari Cafe de'CLAN Signature ke Pacific Place, Polisi Kejar Aliran Duit Korupsi PLTU hingga Asabri!
-
Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature