- Media sosial sempat merumorkan keterlibatan dua perwira tinggi TNI dalam aksi mendatangi Polda Metro Jaya pada Rabu malam.
- Kapuspen TNI membantah keterlibatan personelnya dan menegaskan bahwa institusi tetap menghormati seluruh proses hukum yang sedang berlangsung.
- Polri menyita 74 kilogram emas dan uang ratusan miliar rupiah saat menggeledah rumah yang diduga milik Jampidsus Febrie Adriansyah terkait dugaan korupsi.
Suara.com - Mantan ajudan Presiden Prabowo Subianto, Brigjen Wahyo Yuniartoto disebut terlibat dalam aksi penggerudukan personel TNI di Polda Metro Jaya pada Rabu (8/7/2026) malam.
Rumor itu beredar di sejumlah unggahan di media sosial yang mengaitkan dua perwira tinggi TNI berpangkat brigadir jenderal dengan rombongan yang disebut hendak menjemput saksi dalam penyidikan dugaan korupsi dan TPPU yang menyeret Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah.
Unggahan dari salah satu akun Instagram menyebut nama Brigjen Wahyo Yuniartoto yang kini bertugas di Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI dan Brigjen TNI Anggiat Napitupulu yang bertugas di Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH).
Namun, Kapuspen TNI Brigjen Muhammad Nas menepis seluruh informasi tersebut. Ia memastikan tidak ada prajurit TNI yang datang ke Polda Metro Jaya terkait perkara yang sedang menjadi perhatian publik.
"Berita itu tidak benar, tidak ada prajurit TNI yang ke Polda terkait masalah ini," tegas Nas, Kamis (9/7/2026).
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi.
"Terlalu hiperbola, waspada provokator yang memanfaatkan momen ini," imbau Nas.
Menurut Nas, TNI menghormati seluruh proses hukum yang sedang berjalan dan tidak akan mencampuri kewenangan aparat penegak hukum.
"Kalau ada kasus, pasti TNI sangat menghargai proses," katanya.
Nas sebelumnya juga menjelaskan mengenai keberadaan personel TNI yang terlihat melakukan pengamanan di kediaman Febrie Adriansyah di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, sejak Rabu (8/7/2026) malam.
Ia menegaskan pengamanan tersebut tidak berkaitan dengan isu yang berkembang mengenai penyidikan perkara korupsi.
"Pengamanan itu tidak berkaitan dengan isu lain yang saat ini berkembang," klaimnya.
Ia menambahkan, proses penggeledahan yang dilakukan kepolisian sepenuhnya berada dalam kewenangan Polri.
"Adapun mengenai informasi adanya penggeledahan oleh Polri terhadap sejumlah lokasi, hal tersebut merupakan proses yang berbeda dan menjadi kewenangan Polri," tegas Nas.
Sita 74 Kg Emas dan Uang Ratusan Miliar
Tag
Berita Terkait
-
Pertemuan di Rumah Presiden, Jampidsus Febrie Adriansyah Diminta Jentelmen Mundur
-
Hendardi Minta Presiden Turun Tangan Usut Oknum TNI yang Diduga Halangi Penyidikan Korupsi
-
Suasana Terkini Polda Metro, Brimob Siaga Penuh Buntut Isu TNI Jemput Paksa Saksi Jampidsus
-
Rumah Dijaga Ketat TNI, Ini Deretan Kasus Korupsi Jumbo Garapan Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Rumah Dijaga Ketat TNI, Ini Deretan Kasus Korupsi Jumbo Garapan Jampidsus Febrie Adriansyah
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- 3 Sabun Muka Rekomendasi Dokter Estetika yang Ampuh Jaga Skin Barrier
Pilihan
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
-
Penampakan 50 Pria Baju Loreng Geruduk Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Febrie Adriansyah
-
Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
Terkini
-
Mendagri Tegaskan Komitmen Integrasikan Data Kemendagri ke Satu Data Indonesia
-
Sempat Dijaga Ketat Brimob, Situasi Mabes Polri Kamis Malam Kini Terpantau Normal
-
Prabowo Sampaikan Belasungkawa atas Gugurnya Tiga Polisi di Katingan
-
Prabowo Ungkap Temuan Harta Karun Baru dari BRIN dan TNI: Cadangan Emas Raksasa di Papua
-
Percepatan Program Sekolah Rakyat, Wamensos: Tahapan Tetap Sesuai Aturan
-
Kejagung Respons Penggeledahan Cafe De'Klan dan Rumah di Sentul, Tunggu Hasil Penyidikan Polri
-
Misteri Brankas Rp476 Miliar di Rumah Sentul City, Benarkah Milik Jampidsus Febrie Adriansyah?
-
Aktivis Anti-Korupsi Kritik Penjagaan Rumah Jampidsus Oleh TNI: Tugas Militer Jaga Kedaulatan
-
Eks Sekjen MPR Diduga Gunakan Duit Gratifikasi Rp30 M untuk Renovasi Rumah hingga Nikahan Anak
-
Revisi Aturan Outsourcing Dipastikan Rampung Juli 2026, Said Iqbal Bocorkan Poinnya