-
Kasus kekerasan anak di daycare Little Aresha ternyata sudah berlangsung lama.
-
Mantan pengasuh mengirimkan foto bukti kekerasan anak di daycare sejak 2022.
-
Korban kekerasan anak di daycare mengaku sering diikat hingga dikurung.
Selaras dengan informasi dari eks miss, anak kedua W juga mengaku sering diikat oleh pengasuh Little Aresha, baik di gedung selatan yang digerebek maupun di gedung utara.
Namun, anak W yang masih balita memahaminya aktivitas ikat-mengikat itu dibedong, bukan suatu bentuk kekerasan.
"Anak kedua pernah cerita kalau dia dibedong sama miss di mana-mana, ya gedung selatan ya gedung utara. Dia cerita juga pernah dibedong di lantai 2 gedung utara," ujar W.
Tak hanya itu, anak kedua W juga mengaku pernah dikurung di satu ruangan gelap.
"Belum lama ini anak kedua juga cerita dia pernah dikurung di ruang gelap sendiri dan baru dikeluarin waktu dijemput saya," ujar W.
Kasus kekerasan anak di Little Aresha ini terkuak pada 24 April 2026 lalu, ketika polisi menggerebek gedung daycare yang berada di sisi selatan.
Dalam penggerebekan tersebut, polisi menemukan puluhan anak dalam kondisi tidak memakai baju, hanya mengenakan diapers dan diikat menggunakan kain.
Namun ternyata, kekerasan pada anak tersebut tak hanya terjadi di gedung selatan, tetapi juga di gedung utara Little Aresha.
Saat ini, polisi telah menetapkan 27 tersangka dari kasus kekerasan anak di Daycare Little Aresha.
Baca Juga: 5 Sepatu Lari Lokal Rekomendasi dr Tirta, Ada Full Cushion hingga Carbon Plate
Sebanyak 13 tersangka, berkas dan penahanannya sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Yogyakarta.
Sementara 14 tersangka lainnya masih dalam pendalaman kasus dan menjadi tahanan kepolisian.
Berita Terkait
-
5 Sepatu Lari Lokal Rekomendasi dr Tirta, Ada Full Cushion hingga Carbon Plate
-
Apa Itu Kacamata Photocromic? Cek 3 Rekomendasi Terlaris di Shopee dengan Review Jujur
-
Cerah Seketika! 5 Rekomendasi Serum Korea Kaya Vitamin C
-
3 Pekerja Daycare Little Aresha Masih Jadi Saksi, Akankah Menyusul Jadi Tersangka?
-
Update 14 Tersangka Baru Kasus Daycare Little Aresha: 1 Tersangka Mangkir dari Pemeriksaan Polisi
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
Terkini
-
Detik-detik Mahasiswa Hadang Mobil Berpelat Dinas Kejaksaan, Tuntut Transparansi Kasus Eks Jampidsus
-
Jangan Pilih Kasih! Kejagung Didesak Segera Tahan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Derita Berlipat Ibu Korban Little Aresha: Berjuang Sembuhkan Trauma Anak Sekaligus Diri Sendiri
-
Pramono Anung Minta Ancaman Teror Bom di Srengseng Sawah Didalami, Sekolah Harus Tetap Jalan
-
Tertangkap! Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Ternyata Warga Sekitar
-
Konflik Polri-Kejagung Memanas, Benny K Harman Desak DPR Gulirkan Hak Angket
-
Tampang Lesu Sopir Angkot Bekasi yang Viral Ngamuk di Jalan Resmi Tersangka, Ini Motifnya
-
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Tersangka, Satgas PKH Tetap 'Ngegas' Amankan Hutan
-
Jeruk Makan Jeruk? Yusril Ingatkan Jaksa Patuhi Aturan di Perkara Febrie Adriansyah
-
Mendikdasmen Larang Perpeloncoan di MPLS 2026, Simak Pesan Lengkap Abdul Muti