BACA 10 DETIK
- Tokoh Salafi Hani bin Brik memperingatkan kelompok Houthi agar tidak memperluas pergerakannya ke wilayah selatan Yaman pada Senin, 21 September 2026.
- Masyarakat di wilayah selatan dipastikan tidak akan pernah menerima proyek politik maupun pengaruh dari kelompok Houthi tersebut.
- Berbagai elemen masyarakat di selatan Yaman telah bersatu dan melakukan perlawanan aktif terhadap upaya ekspansi kelompok Houthi.
Salah satu titik penting dalam karier politik Ben Brik terjadi pada Januari 2016, ketika Presiden Yaman saat itu, Abdrabbuh Mansur Hadi, menunjuknya sebagai menteri negara dan anggota kabinet.
Hani bin Brik memiliki latar belakang sebagai ulama/pendakwah Salafi.
Menurut laporan Al Jazeera, Ben Brik belajar di pusat pendidikan Islam Dammaj di Saada, yang didirikan oleh ulama Salafi terkenal Muqbil al-Wadi'i.
Setelah itu, ia disebut mengikuti lingkungan pendidikan Salafi yang terkait dengan Rabi' al-Madkhali.