Pembudidaya Lele Asal Madura Temukan Formula Panen 45 Hari, Klaim Hemat Pakan 50 Persen

Selasa, 03 November 2026 | 05:00 WIB
Pembudidaya Lele Asal Madura Temukan Formula Panen 45 Hari, Klaim Hemat Pakan 50 Persen [Istimewa]
BACA 10 DETIK
  • Muzammil Andriansyah melalui Raja Lele Indonesia mengembangkan inovasi budidaya lele dengan masa panen 45 hari pada 1 November 2026.
  • Formula pakan khusus buatan mereka diklaim mampu menghemat biaya operasional hingga 50 persen dibandingkan metode konvensional.
  • Raja Lele Indonesia menerapkan sistem sirkulasi air 24 jam untuk menampung kepadatan tinggi mencapai 200.000 ekor per kolam.

Suara.com - Berawal dari hobi memelihara dan mengonsumsi ikan lele, Muzammil Andriansyah alias Haji Aan kini mengembangkan inovasi budidaya lele dengan masa panen mulai 45 hari.

Melalui Raja Lele Indonesia, ia mengklaim formula pakan yang dikembangkan bersama rekan-rekannya mampu mempercepat pertumbuhan ikan sekaligus menekan biaya produksi.

Inovasi tersebut diharapkan dapat membantu pembudidaya lele meningkatkan efisiensi usaha.

Haji Aan juga ingin metode yang dikembangkannya memberikan manfaat lebih luas bagi sektor perikanan dan mendukung ketahanan pangan nasional.

“Tujuan utama kami pun sebetulnya untuk mendukung program ketahanan pangan pemerintah,” kata Haji Aan, Minggu (1/11/2026).

Menurut Haji Aan, budidaya lele secara konvensional umumnya membutuhkan waktu sekitar tiga hingga empat bulan untuk mencapai masa panen. Namun, melalui metode yang dikembangkan Raja Lele Indonesia, panen pertama diklaim sudah dapat dilakukan ketika ikan berusia 45 hari.

Panen berikutnya dilakukan saat ikan berusia 50 hari. Sementara itu, seluruh ikan dalam satu kolam ditargetkan selesai dipanen paling lambat ketika mencapai usia 60 hari.

“Sebetulnya keunggulan utama dari kami itu kami menemukan inovasi suatu formula yang bisa membantu untuk percepatan usia panen lele jadi 45 hari. Itulah yang kami kembangkan,” ujarnya.

Formula Pakan Diklaim Hemat Biaya hingga 50 Persen

Selain mempercepat masa panen, formula pakan yang dikembangkan Raja Lele Indonesia diklaim mampu menghemat biaya pakan hingga 50 persen dibandingkan metode budidaya konvensional dengan masa pemeliharaan sekitar tiga bulan.

Haji Aan menjelaskan, penghematan tersebut diperoleh melalui penggunaan formula tambahan yang dicampurkan ke dalam pakan ikan.

“Dari segi pakan, antara tiga bulan dan 45 hari, kami sudah menang 50 persen dengan tambahan formula yang kami formulasikan ke pakan tersebut,” ungkapnya.

Efisiensi biaya pakan menjadi salah satu faktor yang diharapkan dapat meningkatkan keuntungan pembudidaya. Dengan masa pemeliharaan lebih singkat, biaya operasional juga berpotensi ditekan.

Bagi Haji Aan, inovasi tersebut tidak semata-mata ditujukan untuk mengembangkan bisnis Raja Lele Indonesia. Pengusaha muda asal Madura itu ingin metode budidaya yang dikembangkan bersama rekan-rekannya dapat diterapkan oleh peternak lain.

“Harapan kami ke depan, kami bisa membantu peternak-peternak yang lain, peternak-peternak lele yang lain,” katanya.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com