Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

Selasa, 03 November 2026 | 23:27 WIB
Iluistrasi-Penggerebekan narkoba di Kampung Bahari, Jakarta Utara. [Suara.com/Syahda]
BACA 10 DETIK
  • Polda Metro Jaya menangkap terduga bandar narkoba berinisial K di Kampung Bahari, Jakarta Utara.
  • Pelaku yang berstatus positif narkoba jenis etomidate tersebut merupakan salah satu dari 18 target operasi kepolisian.
  • Polda Metro Jaya berkoordinasi dengan BNN dan Bareskrim Polri karena tidak ditemukan barang bukti saat penangkapan.

Suara.com - Polda Metro Jaya menciduk seorang terduga bandar narkoba dari hasil penggerebekan di Kampung Bahari, Jakarta Utara.

Dirresnarkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso mengatakan, terduga bandar yang baru saja diciduk berinisial K. Saat ditangkap, K positif mengonsumsi narkotika jenis etomidate berdasarkan hasil tes urine.

Bismo menyebut, K merupakan satu dari 18 bandar yang sudah menjadi target penangkapan kepolisian.

"Ada satu terduga bandar yang kita amankan, ya inisialnya K. Dia positif etomidate di urinenya," kata Bismo, di Polda Metro Jaya, Selasa (3/11/2026).

Ia juga mengaku, sejauh ini pihaknya telah melakukan pemetaan terkait belasan bandar yang tersebar di sejumlah lokasi dalam wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Barang bukti senjata tajam, senjata api, hingga petasan yang disita BNN saat menggerebek jaringan narkoba Bos Gendut di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). [Suara.com/BNN]

"Sudah, sudah kita petakan. Itu kan masuk di 18 target yang kita langsung merangsek ketika kita turun dari kereta itu," jelasnya.

Namun, dalam penangkapan ini, Bismo mengaku jika pihaknya tidak mendapatkan barang bukti dari bandar tersebut. Namun, hasil tes urine terhadap yang bersangkutan menunjukkan positif narkoba.

Sebabnya, Bismo mengatakan pihaknya berkoordinasi dengan BNN dan Bareskrim Polri untuk menjerat pelaku yang telah diamankan.

Ia menegaskan, Polda Metro Jaya akan berupaya melalukan penangkapan dengan menerapkan berbagai taktik dan teknik.

"Intinya itu. Ya kita akan gunakan segala macam cara, taktik dan teknik supaya bandar itu tertangkap," tandas Bismo.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com