- Jokowi hadir sebagai saksi dalam sidang pembuktian ijazah palsu Roy Suryo di Pengadilan Negeri Jakarta Timur pada Kamis, 5 November 2026.
- Joko Widodo heran terhadap logika terdakwa yang menyimpulkan ijazah palsu tanpa pernah melihat dokumen aslinya secara langsung.
- Joko Widodo membeberkan kronologi pembuatan skripsi hingga lulus dengan nilai A pada ujian tanggal 23 Oktober 1985.
"Setelah sedikit revisi, skripsi itu saya cetak di Percetakan Perdana, dengan cover dan lembar pengesahan oleh Percetakan Perdana," jelas Jokowi.
Sementara itu, bagian isi dari dokumen akademik tersebut dikerjakan dengan metode konvensional yang lazim pada masanya.
"Kemudian halaman yang lainnya saya lakukan dengan ketik manual," kata Jokowi lagi.
Menanggapi tuduhan soal kejanggalan font pada sampul buku, Jokowi memberikan penjelasan telak berdasarkan realitas masa lalu.
Ia memastikan, kebiasaan cetak tersebut merupakan standar umum pada masanya dan bukan keistimewaan khusus.
"Kalau dikatakan bahwa covernya pakai Times New Roman yang itu belum ada di tahun 1985, nyatanya ribuan skripsi yang dicetak di Percetakan Perdana itu semuanya juga seperti itu dan bisa," pungkasnya.