- Presiden Prabowo Subianto menerima surat kepercayaan dari sebelas duta besar negara sahabat di Istana Merdeka.
- Prosesi resmi penyerahan surat diplomatik tersebut berlangsung di Jakarta pada hari Jumat, 6 November 2026.
- Penerimaan dokumen ini menandai dimulainya tugas resmi para duta besar untuk mempererat hubungan bilateral Indonesia.
Suara.com - Presiden Prabowo Subianto menerima surat kepercayaan dari sebelas Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) Designate Resident untuk Republik Indonesia.
Penyerahan surat kepercayaan dilakukan dalam upacara resmi yang berlangsung di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat, 6 November 2026.
Prosesi penyerahan surat kepercayaan diawali dengan penyambutan resmi para duta besar di Istana Merdeka.
Ketibaan para duta besar di Istana Merdeka disambut oleh tarian nusantara dari Provinsi Jambi, Tari Zapin Lenggang Kipas. Setelahnya, lagu kebangsaan dari masing-masing negara diperdengarkan.
Selanjutnya, para duta besar secara bergantian memasuki ruang kredensial untuk menyerahkan surat kepercayaan kepada Prabowo.
Prabowo menerima secara langsung surat kepercayaan tersebut sebagai penanda resmi dimulainya tugas diplomatik para duta besar di Indonesia.
Sebelas duta besar yang menyerahkan surat kepercayaan kepada Presiden, di antaranya:
1. Alexander Rieger, Duta Besar LBBP Designate Resident Republik Austria untuk Republik Indonesia;
2. Md. Abul Hasan Mridha, Duta Besar LBBP Designate Resident Republik Rakyat Bangladesh untuk Republik Indonesia;
3. David Jordens, Duta Besar LBBP Designate Resident Kerajaan Belgia untuk Republik Indonesia;
4. Kaja Glomm, Duta Besar LBBP Designate Resident Kerajaan Norwegia untuk Republik Indonesia;
5. Ueno Atsushi, Duta Besar LBBP Designate Resident Jepang untuk Republik Indonesia;
6. Konstantin Obolensky, Duta Besar LBBP Designate Resident Konfederasi Swiss untuk Republik Indonesia;
7. Dato’ Muzafar Shah Mustafa, Duta Besar LBBP Designate Resident Malaysia untuk Republik Indonesia;
8. Pirjo Suomela-Chowdhury, Duta Besar LBBP Designate Resident Republik Finlandia untuk Republik Indonesia;