NTB.Suara.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menyebutkan 7 nama yang akan dijodohkan dengan Ganjar Pranowo, sebagai calon wakil presiden 2024.
Dari ketujuh nama yang disampaikan oleh Jokowi, berikut ini adalah pendapat Ganjar Pranowo yang disampaikan lewat akun YouTube Mata Najwa pada 23 April 2023.
Nama Ketua PSSI Erick Thohir, disebut sebagai salah satu calon wakil presiden yang akan mendampingi Ganjar.
“Ya kemarin ngomong bola bareng saya diskusi, saya kira bisa diajak diskusi,” kata Ganjar Pranowo menilai Erick Thohir dikutip dari YouTube Mata Najwa (23/4/2023).
Alumni UGM ini menilai Erick Thohir merupakan sosok yang menarik, anak muda, dan energik.
Nama kedua yang diajukan sebagai calon wakil presiden adalah Ridwan Kamil.
“Temen saya, saya belajar dari medsosnya dia, keren-keren ya medsosnya, komunikasinya cukup bagus, representasi juga dari anak muda. Dan saya kenal baik,” kata Ganjar.
Selanjutnya ini merupakan pandangan Ganjar pada sosok Sandiaga Uno yang kini menjabat Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
“Itu temen lari, larinya lebih kenceng, ngobrolnya enak dan kami beberapa kali ketemu kunjungan ke desa wisata kita juga punya pemikiran soal ekonomi kreatif ya beliau dalam praktek lebih banyak karena sebagai pengusaha, kalo saya sebagai pengambil keputusan, tapi ketemu di desa ini,” jawab Ganjar.
Baca Juga: Menebak Strategi 'Soft Landing' Jokowi Jelang Lengser: Cuma Mau Dua Capres?
Sementara begini penilaian Ganjar saat disebutkan nama Menkopolhukam, Mahfud MD.
“Pak Mahfud teman saya, kita bicara anti korupsi dengan beliau cukup lama, saya pernah diundang di meja, meja makannya beliau dan saya juga pernah mengajak makan bersama di meja makan saya dan kami diskusi sangat intens. Beliau orang yang menguasai ilmu pengetahuan yang cukup banyak, berani,” ujar Ganjar menjawab sosok Mahfud MD
Airlangga Hartarto juga merupakan tokoh partai Golkar yang dicalonkan sebagai pendampingnya.
“Beliau teman saya, kami diskusi juga sudah cukup lama, pernah membuat acara di Yaqowiyu, karena beliau trahnya dari kLaten, dan ita pernah diskusi soal ini,” kata Ganjar menilai sosok Airlangga Hartarto.
Sama-sama alumnus UGM inilah pendapat Ganjar tentang sosok Muhaimin Iskandar.
“Beliau ini diskusi cukup intens dengan saya, pernah juga ketemu ngobrol-ngobrol, dan beliau juga nanya: bisa nggak kita bareng,” ujar Ganjar tentang Muhaimin Iskandar.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
- 3 Sepatu Lari Skechers Terbaik untuk Pemula dan Pelari Harian
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Kisah Douglas Santos Tolak Naturalisasi Rusia, Target Timnas Brasil Juara Piala Dunia 2026
-
Proses DNA Ungkap 11 Identitas Korban Bus ALS di Muratara, 3 Jenazah Masih Misterius
-
Ribuan Ekstasi dari Jaringan Malaysia Dimusnahkan di Kalbar, Dua Pria Terancam Hukuman Mati
-
Prediksi Starting XI Timnas Jepang di Piala Dunia 2026: Hajime Moriyasu Dipusingkan Cedera
-
Tak Sembarang Orang Bisa Beli, Begini Alur Distribusi Narkoba 'VIP Only' di B Fashion Hotel
-
Cara Baru Traveling: Mengapa AI Kini Jadi Travel Agent Pribadi Anda?
-
Nasib Ahmad Syahri Merokok dan Main Game Saat Rapat, Terancam Dipecat dari DPRD Jember?
-
Strategi Timnas Selandia Baru di Piala Dunia 2026, Ambisi Chris Wood Akhiri Penantian 16 Tahun
-
Tuai Pujian, Aksi Inul Daratista Ikut Nyanyi Bareng Pengamen di Stasiun
-
Peluang Eks-Santri Ndholo Kusumo Ditampung di Sekolah Rakyat? Begini Penjelasan Mensos