NTB.Suara.com - David Yulianto atau ‘koboi’ yang bersikap arogan di Exit Tol Tomang menggegerkan publik.
Aksinya terekam kamera saat ia memaki pengemudi taksi online, David Yulianto juga sempat memukul korban.
David Yulianto melakukan tindak penganiayaan di Exit Tol Tomang dengan menggenggam senjata pistol.
Selain itu, David Yulianto juga diketahui menggunakan mobil dinas Polisi dengan plat nomor palsu.
Saat ini Polisi telah menangkap sang ‘koboi’, ia dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas dugaan tindak penganiayaan.
Penangkapan David tak sampai 24 jam, pelaku ditangkap dan kemudian dijadikan tersangka.
“Ditetapkannya pelaku sebagai tersangka. Yang pertama atas nama, (tersangka) satu orang ya, (yaitu) David Yulianto,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Trunoyudo dikutip dari PMJ News.
Kombes Pol Trunoyudo mengungkapkan, sesuai identitas di KTP, tersangka David Yulianto tinggal di Kota Depok.
“Dalam keterangannya yang bersangkutan (tersangka David) merupakan karyawan swasta,” ungkap Kombes Pol Trunoyudo.
Baca Juga: BUMN Communications Week 2023 Bertekad Wujudkan Komunikasi yang Empatik
Meski menggunakan mobil dinas Polisi, ternyata David Yulianto bukan merupakan anggota Polri.
Atas perbuatannya itu, David Yulianto terancam Pasal 352 KUHP dan atau Pasal 335 KUHP dan atau Pasal 1 ayat (1) Undang-Undang Darurat Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 1951 dengan ancaman hukuman sampai dengan 20 tahun penjara.(M.Iqbal/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Gagal Masuk Negeri? Jangan Cemas, 800 Lebih Sekolah Swasta di Banten Kini Gratis
-
12 Kali Raih WTP, Mengapa BPK Masih Minta Sumsel Benahi Sejumlah Hal?
-
6 Fakta Penangkapan Pelaku Pembacokan Maut di Kebon Pedes
-
Puasa 1 Muharram, Sunnah atau Sekadar Tradisi? Ini Niat dan Penjelasan Ulama
-
6 Fakta Nasib Pedagang Usai Pembongkaran Kios Ilegal di Jalur Puncak
-
Di Balik Gemerlap Podium, Nasib Atlet Indonesia Masih Terkatung-katung
-
Korban Terus Bertambah, Dugaan Penipuan Rp1,4 Miliar yang Seret Ibu Bhayangkari Bikin Heboh
-
7 Poin Penting di Balik Tuntutan Soal BBM dan Program MBG
-
Sudah Dapat Rp10 Juta, Pedagang Puncak Tetap Merana: Modal Segitu Mana Cukup
-
PTBA Uji Biomassa Kaliandra Merah untuk Kurangi Emisi Karbon dan Dukung Transisi Energi