NTB.Suara.com - Ketua Umum PSSI Erick Thohir menuntaskan janji-janjinya saat maju sebagai calon ketua umum PSSI di Kongres Luar Biasa (KLB) beberapa waktu lalu.
Setelah melakukan perubahan pada format kompetisi musim depan. Perubahan juga dilakukan dari sisi teknis penyelenggaraan pertandingan dengan penggunaan Video Assistant Refree (VAR) di Liga 1 musim depan.
Erick Thohir berharap penggunaan VAR dapat meningkatkan kualitas kompetisi Liga 1 musim depan.
Bisa dibilang Indonesia sedikit terlambat dalam penggunaan VAR pada gelaran kompetisi domestik karena beberapa negara di Asia dan Asia Tenggara seperti Thailand dan Malaysia sudah menerapkan VAR lebih dulu.
Erick Thohir berharap dengan perubahan-perubahan yang dilakukan PSSI di bawah kepemimpinannya dapat meningkatkan prestasi dan juga kualitas sepakbola Indonesia.
“Saya targetkan liga harus punya prestasi liga lebih baik dari liga-liga lain di Asia karena ada enam pemain asing (dalam tim), lima non asia, satu Asia Tenggara,” ujar Erick Thohir dikutip NTB.Suara.com dari laman Suara.com, Minggu (21/5/2023).
“Kami akan menyiapkan sistem VAR di Liga 1 pada musim setengah berikutnya. Bukan di awal, tetapi di tengah, saya pastikan liga harus bisa itu,” imbuhnya.
Selain perubahan regulasi kompetisi musim depan, eks bos klub Serie A Italia, Inter Milan itu berharap ada sinkronisasi antar tim nasional dengan klub-klub Liga 1.
Erick Thohir menegaskan sejatinya kompetisi dibentuk buat kepentingan tim nasional.
Baca Juga: Polda Metro Jaya Buka-bukaan Alasan Kasus Mario Dandy Berjalan Lama
Ia berencana akan meliburkan kompetisi apabila ada agenda internasional seperti FIFA Matchday.
“Liga 1 sudah bersepakat dengan PSSI ketika tim nasional membutuhkan, klub mendukung. Nanti Liga 1 itu untuk saat persiapan TC Piala Asia di Qatar, Liga 1 akan berhenti. Selama AFC akan berhenti,” jelas Erick Thohir.
“Selama FIFA Matchday Juni, September, Oktober, November, plus beberapa minggu di Desember akan berhenti. Itu Liga 1 akan mulai 1 Juli yang tadinya akhir Mei,” tandas Erick Thohir. (Riadin Asy/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Harga Karet Sumsel Tetap di Atas Rp40 Ribu saat Dolar Menguat, Kok Petani Belum Lega?
-
Gudang Balepress Rp16,4 Miliar Diamankan di Kalbar, Kenapa Pemiliknya Misterius?
-
Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat di Bandung Raya
-
Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata
-
Tak Diperpanjang, Bangkok United Bongkar Kondisi Pratama Arhan di Akhir Kontrak
-
Curiga Alibi Jatuh di Kamar Mandi, Penjaga Kos di Bandung Diancam Usai Bongkar Kejahatan Pelaku
-
Soal Blok Andaman, Kapolda Aceh Jamin Investasi di Aceh Aman dan Nyaman
-
Sensus Ekonomi DIY Baru 9 Persen, Dibayangi Kekhawatiran Pajak hingga Penolakan Warga
-
Hitung-hitungan Korea Selatan Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026: Pantang Main Aman Lawan Afsel
-
SDA Terus Dicuri, Prabowo: TNI AL dan Bea Cukai Sudah Dikerahkan, Masih Saja Bocor!