NTB.Suara.com - Sebanyak 171 orang guru yang sebelumnya berstatus tenaga honorer di Kabupaten Lombok Barat, Provinsi NTB menerima surat keputusan (SK) pengangkatan sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) formasi tahun 2022.
SK pengangkatan diserahkan secara simbolis oleh Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid, kepada perwakilan guru yang sekaligus melakukan penandatanganan perjanjian kerja PPPK, di aula kantor Bupati Lombok Barat, Senin (17/7/2023).
"Saya berpesan kepada guru PPPK yang sudah mendapat SK agar dapat melaksanakan tugas dan fungsinya secara maksimal, sehingga dapat menjadi motor penggerak bagi kemajuan pendidikan," kata Fauzan Khalid.
Pengangkatan guru dengan status sebagai tenaga PPPK, kata Fauzan, merupakan program prioritas pemerintah untuk mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat dalam bidang pendidikan.
Hal itu dilakukan karena guru dinilai memiliki peranan penting untuk meningkatkan kualitas dan motivasi para peserta didik dalam mempersiapkan generasi penerus bangsa.
Oleh sebab itu, ia berharap guru PPPK harus bisa menyesuaikan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi terhadap anak-anak di sekolah. Dan tidak kalah pentingnya adalah penguatan dasar akidah dan sejarah.
"Semoga dengan penambahan guru PPPK di Kabupaten Lombok Barat, bisa meningkatkan kualitas pendidikan," ujarnya.
Fauzan juga berharap guru PPPK bisa memberikan motivasi kepada anak didiknya dalam penyelenggaraan pendidikan agar terwujud generasi emas Kabupaten Lombok Barat di masa yang akan datang. (*)
Baca Juga: 6 Fakta Suami KDRT Istri Hamil: Ancam Bunuh Keluarga, Kabur hingga Nangis Usai Terciduk
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
Terkini
-
Viral Teror Pocong Resahkan Warga, Polda Riau Pastikan Hoaks: Pakai AI
-
Kenapa Perdamaian Perang AS - Iran Maju Mundur?
-
China Jadi Tujuan Ekspor Terbesar Sumatera Utara pada Januari-April 2026
-
Bojan Hodak Tinggalkan Persib, Kasih Pesan Menyentuh untuk Bobotoh
-
Gugatan PMH ke Reza Gladys Ditolak, Nikita Mirzani Gagal Kantongi Rp244 Miliar
-
Tampil Cantik Tanpa Merusak Lingkungan, Ini 5 Brand Skincare Sustainable yang Patut Dilirik
-
Pakar UGM Usul 3 Reformasi MBG: Fokus ke Siswa Miskin hingga Benahi Menu
-
Timnas Yordania di Piala Dunia 2026, Mousa Al Tamari Memimpin, Yazan Al Naimat Resmi Absen
-
Dilema Ketika Cinta Lama Datang Kembali di Novel Endless Love
-
Frenkie de Jong Tetap Tenang usai Belanda Tumbang dari Aljazair Jelang Piala Dunia 2026