NTB.Suara.com - Karyawan PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) melalui Majelis Ta’lim XL Axiata (MTXL Axiata) menyelenggarakan program "Semarak Muharram - Merdeka Beramal" yang dilaksanakan berbagai kota di Indonesia.
Kegiatan yang serentak dilaksanakan, Sabtu (12/8), berupa khitanan massal bagi 50 anak di Jakarta, serta menyantuni anak yatim duafa di Medan, Palembang, Lebak, Bandung, Banjarmasin, Makassar, dan Banyuwangi. Selain itu, juga ada kegiatan serupa di Masjid Binaan MTXL di Aceh, Jawa Timur, dan Sulawesi Tengah.
Ketua MTXL Axiata, Yanuar Tirta Kumaya, mengatakan, MTXL Axiata berkomitmen untuk terus memperbesar kontribusi kepada masyarakat melalui program-program yang bermanfaat dan berkelanjutan.
Salah satu program yang saat ini dijalankan “Semarak Muharram - Merdeka Beramal” menyalurkan paket berupa santunan, sembako dan peralatan sekolah yang bertepatan dengan peyaraan bulan Muharram 1445H dan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-78.
Total penerima manfaat dari adanya kegiatan ini lebih dari 500 orang yang tersebar di 11 kota di Indonesia. Semoga kegiatan ini bisa menghadirkan manfaat dan kebahagiaan bagi masyarakat.”
Yanuar menambahkan melalui program ini, karyawan XL Axiata tidak hanya berfokus pada area pekerjaan saja tetapi bisa berkontribusi lebih terhadap masyarakat. Manajemen juga ingin menciptakan budaya karyawan untuk peduli terhadap lingkungan sekitarnya dan memberikan kebaikan lebih banyak untuk masyarakat Indonesia.
MTXL Axiata bekerja sama dengan IZI (Inisiatif Zakat Indonesia) untuk melaksanakan acara khitanan massal yang berlangsung di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Lenteng Agung, Jakarta Selatan.
Anak-anak peserta khitanan tersebut merupakan anak-anak yang masuk dalam kategori mustahik. Setiap anak akan mendapatkan bingkisan berupa santunan, sarung, snack, obat-obatan dan celana khitan.
Sementara itu, pada kegiatan berbagi santunan bagi anak yatim duafa, MTXL Axiata bekerja sama dengan sejumlah instansi dalam penyalurannya di tujuh kota.
Di Medan, MTXL Axiata bekerja sama dengan LAZNAS Daarut Tauhiid Peduli Sumut, di Palembang, bekerja sama dengan Pondok Pesantren Yatim Dhuafa Al Umuar Palembang, dan di Lebak bekerja sama dengan Musholla Al-Hidayah Banten.
Untuk penyaluran di Bandung, MTXL Axiata menggandeng Yayasan Al Fitrah Tholibin Bandung, di Banyuwangi bersama, Darul Aitam Darussalam Banyuwangi, di Banjarmasin bersama Rumah Harapan dan Panti Asuhan Sentosa Banjarmasin, dan di Makassar, bersama Panti Asuhan Ilahi Makassar.
Di Masjid Binaan MTXL, dilakukan juga kegiatan kajian spesial muharram dan santunan kepada anak yatim duafa. Kegiatan berlangsung di Masjid Soetiman, Meulaboh, Aceh, Masjid Sadiah binti Hadad Gandadiwirja, Magetan, Jawa Timur, dan Masjid Kartini Soenantara, Luwuk, Sulawesi Tengah.
Ketiga masjid tersebut dibangun oleh MTXL Axiata melalui penghimpunan dana manajemen dan karyawan XL Axiata bagi masyarakat sekitar dan menjadi masjid binaan MTXL dalam pengelolaannya.
Dana untuk membiayai program “Semarak Muharram - Merdeka Beramal” ini merupakan hasil dari pengumpulan dana zakat, infaq dan sedekah karyawan XL Axiata yang secara rutin dikumpulkan setiap bulan dan dikelolah MTXL Axiata untuk disalurkan kepada orang-orang yang berhak menerima zakat.
Di luar program berbagi dengan yatim duafa, MTXL Axiata kerap menyalurkan program kegiatan berbagi yang sudah dilakukan di tahun-tahun sebelumnya membantu masyarakat di berbagai daerah, seperti membangun jembatan, sumber air, sumber listrik, pengadaan depot air, donor darah, bedah rumah, bangun jalan, bangun jembatan, hingga membangun masjid. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Polisi Ringkus 58 Tersangka Narkoba dalam Dua Bulan di Bandar Lampung
-
5 Sepatu Hiking Lokal Alternatif Salomon, Tahan Banting dan Lebih Terjangkau
-
Apakah Ada Paket Skincare No Parfum No Alkohol untuk Haji dan Umroh? Ini 2 Rekomendasinya
-
IHSG Terus Merosot, Dana Asing yang Keluar Rp40,823 Triliun Sepanjang Tahun 2026
-
6 Daftar Promo Spesial Susu Anak di Alfamart, Pilihan Tepat untuk Tumbuh Kembang Si Kecil
-
Bakom RI: Ekonomi Sumatra Pascabencana Mulai Pulih, Transaksi UMKM Tembus Rp13,2 Triliun!
-
Romy PDIP: Putusan MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota, Pembangunan IKN Harus Realistis dan Strategis
-
Program Bedah Rumah 400 Ribu Unit Dirombak, Kementerian PKP Review Aturan BSPS
-
Dari Budaya Pop ke Kesadaran Publik: Kuasa Media di Indonesia
-
Waspada Malaria Monyet Mengintai: Gejalanya Menipu, Bisa Memperburuk Kondisi dalam 24 Jam!