Suara.com - Nissan meluncurkan Serena terbaru yang dilengkapi fitur ProPilot untuk pasar Jepang. Fitur tersebut merupakan sistem autopilot yang memungkinkan Serena berjalan mengikuti jalur dan mengerem secara otomatis.
ProPilot, seperti diterangkan Bloomberg, Kamis (14/7/2016), membuat multi purpose vehicle (MPV) yang akan didistribusikan mulai bulan depan itu dapat berakselerasi, berhenti dan melaju di atas satu lajur jalan raya. Semua itu mampu dilakukan dalam kondisi lalu lintas lancar maupun padat (stop-and-go).
ProPilot sendiri masih memerlukan keberadaan orang di balik lingkar kemudi. Pasalnya, fitur ini akan memberikan peringatan jika sistem tidak mendeteksi tangan yang memegang setir.
Jika peringatan ini tidak diindahkan dalam beberapa detik, ProPilot pun akan menonaktifkan diri.
"Ini (ProPilot) bukan teknologi mobil nirawak sepenuhnya, hanya teknologi yang mempermudah kerja pengemudi (driver assistance technology). Jadi ia tak bisa mengambil alih semuanya dari tangan Anda," kata Executive Vice President Nissan Motor Corporation (NMC) Hideyuki Sakamoto.
ProPilot bekerja dengan mengandalkan kamera monocular untuk mendeteksi rintangan. Kemudian, apa yang terdeteksi oleh kamera diproses dalam sebuah sistem yang kemudian menghasilkan gambaran jalur sebagai acuan untuk mengendalikan setir dan rem.
Pabrikan ini berencana mengaplikasikan ProPilot di sport utility vehicle (SUV) Quashqai untuk pasar Eropa, Amerika Serikat, dan Cina.
Pada Tokyo Motor Show 2015, CEO NMC Carlos Ghosn mengungkapkan bahwa pada 2018 mereka akan merilis teknologi autopilot yang membuat mobil mampu berpindah lajur secara mandiri. Pada 2020, Nissan akan meluncurkan mobil yang bisa menangani berbagai kondisi di persimpangan jalan.
Berita Terkait
-
Skandal Uji Emisi, Nissan Gugat Pemerintah Korsel
-
Penjualan Terjun Bebas, Grand Livina Anyar Pacu Optimisme Nissan
-
Studi Terrano, Nissan Sedang Persiapkan SUV Tujuh Penumpang?
-
Jika Pajak Dikurangi, Nissan Akan Serius Pasarkan Tiga Sedan
-
Nissan Targetkan Mobil Listrik Berbahan Bakar Bioetanol pada 2020
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
-
Obsesi Epstein Bangun 'Pabrik Bayi' dengan Menghamili Banyak Perempuan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
-
KPK Benarkan Lakukan OTT di Jakarta Hari Ini, Siapa Targetnya?
Terkini
-
Penyakit Khas Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Wajib Dicek Sebelum Beli
-
All-Out di Negeri Seberang, BYD Siapkan Mobil Khusus untuk Pasar India
-
Sudah Tahu Harga BBM Turun per 4 Februari 2026? Ini Daftar Lengkap Tarif Pertamina hingga Shell Baru
-
Gaji UMR Masih Bisa Beli Motor Baru, Ini Daftar Pilihannya
-
Apa Kekurangan Mobil Bekas Taksi? Intip 5 Rekomendasi yang Pas Mulai Rp35 Jutaan
-
China Larang Penggunaan Handle Pintu Elektronik Mulai 2027, Dampak Faktor Keselamatan
-
Penjualan Mobil Listrik Resmi Geser Dominasi Mobil Bensin
-
Patahnya Komponen Kaki-kaki Mobil Lepas L8 Fatal, Bukti Kegagalan Quality Control
-
Adu Wuling Air EV vs BYD Atto 1, Mobil Listrik Mana yang Paling Cocok Buat Antar Anak Sekolah?
-
5 Mobil Bekas Sedan di Bawah Rp50 Juta, Mesin Bandel dan Aman untuk Mudik Jarak Jauh