Suara.com - Membeli dan merawat mobil adalah dua hal berbeda. Semua orang di Indonesia bermimpi membeli mobil, tapi tak semuanya sensitif terhadap kondisi mobil dan merawatnya.
Berikut ini adalah enam kesalahan yang akan membuat mobil cepat rusak, seperti diulas oleh Car Care, Rabu (7/12/2016). Semua kesalahan ini bersumber dari sifat cuek sang pemilik kendaraan.
1. Membiarkan Mobil Kotor
Tidak mencuci mobil secara rutin bakal membuat kotoran seperti debu, tanah, atau zat-zat kimia dari berbagai komponen mobil melekat. Hal ini, jika dibiarkan lama, berpotensi menimbulkan karat plus mengganggu performa kendaraan hingga akhirnya rusak.
2. Tak Mengecek Oli dan Cairan pada Mobil
Kinerja berbagai komponen mobil seperti mesin, radiator, sampai rem dibantu oleh oli serta cairan khusus yang bisa saja habis atau kotor. Mengecek keadaan oli, cairan mobil, dan filter secara rutin sama dengan menolong kendaraan untuk bekerja dengan semestinya.
3.Tidak Suka Memeriksa Ban
Periksalah tekanan ban secara berkala karena ban yang kurang angin membuat mobil lebih boros dan usia ban lebih pendek. Melihat kedalaman tapak ban juga perlu untuk mengetahui apakah ban sudah tidak layak pakai dan mesti diganti.
4. Lalai Melakukan Servis Berkala
Baca Juga: Gempa Bumi 6,5 SR Guncang Pidie Jaya, 14 Rumah Roboh
Semua komponen mobil punya usia dan servis berkala sudah diatur sesuai masa ganti masing-masing komponen. Lalai melakukan servis berkala berarti membuat mobil makin boros BBM, juga menimbulkan potensi biaya perbaikan yang lebih besar.
5. Mengemudi Ugal-ugalan dan Agresif
Mobil akan bekerja lebih berat jika sang pengemudi mengendarainya dengan agresif, bahkan ugal-ugalan. Risikonya, bukan hanya boros BBM saja, tapi juga memperbesar kemungkinan adanya kerusakan komponen lebih cepat.
6. Tidak Mempedulikan Check Engine Light
Tidak mempedulikan indikator Check Engine Light yang menyala bisa berdampak pada problem mesin yang serius dan ongkos perbaikan yang mahal ke depannya. Jika Check Engine Light menyala, segera lah buka kap mesin untuk memeriksa kendaraan atau bawalah ke bengkel tepercaya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Motor Listrik Bisa Tekan Konsumsi BBM, Ini 4 Pilihan Model Mulai Rp 13 Jutaan
-
Honda Berpotensi Merugi Pasca Batalkan Proyek Pabrik Mobil Listrik Rp 179 Triliun
-
Terpopuler: Subsidi Motor Listrik Jalan Lagi, Deretan Mobil Berbaterai Nikel
-
Menyibak Pesona Motor Italia Sekelas Vixion tapi V-Twin, Harga Masih Jadi Misteri
-
Mengenal Silsilah QJ Motor di Indonesia: Merek Mana Saja yang Masih Satu Klan?
-
Ini yang Perlu Diketahui Soal Subsidi Motor Listrik 2026: Syaratnya Apa dan Mulai Kapan?
-
Hyundai Catat Lonjakan Penjualan Mobil Hybrid Awal 2026
-
Insentif Kendaraan Listrik Dinilai Investasi Fiskal Jangka Panjang
-
CNG Tak Cuma Bermanfaat di Dapur: Ini yang Perlu Dilakukan Indonesia di Industri Otomotif
-
Mobil Listrik dan Mobil Hybrid Perlu Radiator Coolant Khusus Agar Tidak Overheat