Suara.com - Serangan siber global ransomware juga mengganggu aktivitas industri otomotif. Renault dan Nissan dilaporkan terkena serangan tersebut, kemudian sempat menghentikan produksi di pabrik mereka di Eropa agar infeksi tak meluas.
Ransomware menyerbu ratusan negara di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia, sejak akhir pekan lalu. Ini bahkan dianggap sebagai salah satu serangan siber paling besar dalam sejarah.
Target ransomware kebanyakan perusahaan telekomunikasi atau rumah sakit, juga korporasi-korporasi besar dunia. Target dijebak untuk membuka lampiran di email yang terkesan penting seperti dokumen invoice dan lain-lain, yang sebenarnya adalah malware.
Adapun pabrik-pabrik Renault dan Nissan yang terinfeksi, seperti diberitakan Motor1, tersebar di berbagai negara di 'Benua Biru'. Aktivitas perakitan di pabrik Renault sendiri sudah diberhentikan sejak Sabtu (13/5/2017) dan diekspektasikan untuk dipulihkan kembali pada Senin kemarin, setidaknya untuk pabrik di Prancis.
"Kami sudah melakukan langkah-langkah proaktif untuk mengantisipasi (serangan ransomware), termasuk dengan menghentikan secara temporer kegiatan pabrik di beberapa lokasi (di Eropa)," kata Juru Bicara Renault.
Ia lalu mengatakan bahwa sebagian besar pabrik sudah bisa memulai kembali bisnis mereka pada awal pekan ini.
Nissan, di sisi lain, menyetop produksi di pabrik mereka di Sunderland, Inggris. Di tempat itu, model-model seperti Leaf, Qashqai, Note, Juke, hingga Infiniti Q30 dan QX30 dibuat.
"Seperti juga pada banyak organisasi lain, pabrik kami di Inggris menjadi sasaran dari ransomware dan itu mempengaruhi operasi kami sejak Jumat (12/5/2017) siang. Tim kami sedang bekerja menangani isu ini," ucap Juru Bicara Nissan.
Baca Juga: Pabrik Nissan di Inggris Jadi Korban Serangan Siber
Berita Terkait
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Terpopuler: Nasib Pertalite di Tengah Konflik AS-Israel dan Iran, Pilihan Motor Matic untuk Mudik
-
7 Mobil Keluarga 7-Seater Paling Irit BBM, Krisis Minyak Tak Bikin Keok
-
Tol Fungsional Solo-Jogja Resmi Dibuka Tanpa Tarif untuk Lebaran 2026, Cek Skema dan Fasilitasnya
-
Bawa Mobil Listrik Buat Mudik? Ini 3 Titik SPKLU 'Hidden Gem' di Trans Jawa Bebas Antre
-
5 Motor Matic Ciamik untuk Mudik: Biar Dikira Sukses di Perantauan
-
Konflik Timur Tengah Ganggu Ekspor Mobil China, Dampaknya Merembet ke Eropa
-
Daftar Harga Mobil Daihatsu Maret 2026: MPV, City Car, hingga Commercial
-
Berapa Harga Raize Second? Bongkar Pasaran SUV Kompak Idaman Anak Muda dari Toyota
-
5 Motor Matic Cocok untuk Kaum Lajang Berangkat Mudik
-
Apa Kata Bahlil tentang Nasib Pertalite di Tengah Konflik Panas AS, Israel, dan Iran?