Suara.com - Toyota mengaku siap dan bersedia jika Kepolisian Republik Indonesia mengajak mereka melakukan investigasi bersama untuk mengetahui fakta di balik kecelakaan yang dialami tersangka kasus KTP elektronik, Setya Novanto, beberapa waktu lalu.
"Sudah pasti kami akan bekerja sama dengan pemerintah," kata Executive General Manager PT. Toyota Astra Motor, Fransiskus Soerjopranoto kepada Suara.com via pesan Whatsapp pada Senin (20/11/2017).
Jawaban Soerjopranoto tersebut adalah tanggapan dari pernyataan Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono dalam konferensi pers pada pagi ini. Argo menyatakan, akan melibatkan Toyota untuk mendalami berapa sebenarnya kecepatan Fortuner dalam kecelakaan tersebut.
Setya Novanto menabrak tiang listrik di Permata Hijau, Jakarta dari arah depan pada Kamis (16/11/2017) ketika berada di kursi baris kedua Fortuner 2.l diesel G VNT A/T produksi 2012. Saat itu, ia telah masuk daftar pencarian orang karena menghilang dari rumahnya ketika dijemput paksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sehari sebelumnya.
Pengacara Novanto, Fredrich Yunandi, mengklaim kliennya mengalami cedera serius hingga harus dirawat dan tak bisa ditahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ia juga sempat berkomentar bahwa airbag Fortuner tidak mengembang dan sport utility vehicle (SUV) tersebut "bukan mobil bagus".
Novanto sendiri akhirnya dipindahkan dari RS. Permata Hijau ke RS. Cipto Mangunkusumo pada Jumat (17/11/2017). Tim dokter di sana lalu mengatakan bahwa Novanto tidak perlu dirawat inap, hingga ia kemudian ditahan di ruang tahanan KPK mulai Minggu (19/11/2017).
Opini yang banyak berkembang di masyarakat maupun media sosial sendiri tidak memihak Novanto dan menduganya memanipulasi kecelakaan serta cederanya sendiri.
Lebih lanjut, Soerjopranoto mengatakan bahwa Toyota sejauh ini belum dihubungi oleh kepolisian soal investigasi bersama. Karena itu, salah satu pabrikan otomotif terbesar dunia itu juga belum mengetahui kapan investagasi bersama itu dilakukan.
"Saya belum mendapat informasinya," ucap Soerjopranoto.
Berita Terkait
-
Cara Menghemat BBM Saat Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250 Per Liter
-
Daftar Mobil Hybrid yang Bisa Jadi Pilihan di Tengah Kenaikan Harga Pertamax
-
5 Mobil Paling Irit Bensin dan Awet untuk Keluarga: Muat 7 Penumpang, Cocok Gantikan Innova
-
TAFS Diduga Gunakan Matel untuk Tagih Konsumen, OJK Siap Beri Sanksi
-
Performa GR Yaris Rally2 Bawa Ryan Nirwan Selangkah Lagi Jadi Juara Nasional
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
Terkini
-
Pesona Penantang Honda GL Pro dari Kawasaki, Hadir dengan Fitur Terkini
-
Daftar Merek Mobil Terlaris Mei 2026, BYD Mulai Tergeser Dengan Merek China Lain
-
Review Jujur Prabowo Soal Maung Garuda: Kebal Peluru, Tapi Masih Tembus Air Hujan dan Bunyi 'Gredek'
-
Cara Maksimalkan Fitur Drive Mode pada Hyundai New CRETA saat Jalan Macet
-
Nasib Mobil 'Pimp My Ride' Berakhir Pilu, Kini Cuma Nangring di Rosokan
-
Amankah Ganti Pertamax ke Pertalite untuk Motor Matic? Intip Penjelasannya
-
Mobil Listrik Merek Jepang Harga Setara BYD Atto 1? Simak Pesona Nissan Leaf Bekas
-
Terpopuler: Daftar Mobil yang Boleh Pakai Pertalite, Dampak Downgrade dari Pertamax Bagi Mobil
-
Cara Menghemat BBM Saat Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250 Per Liter
-
Harga Suku Cadang Yamaha Alami Kenaikan, Bikers Siap-Siap Rogoh Kocek Lebih Dalam