Suara.com - Mitsubishi mengumumkan target penjualan 140 ribu unit di Indonesia pada 2018. Dengan volume tersebut, pabrikan asal Jepang ini menilai bahwa Indonesia tahun ini bisa menjadi pasar terbesar kedua mereka secara global.
Head of Sales and Marketing Group PT. Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), Imam Choeru Cahya, menjelaskan bahwa target 140 ribu unit akan lebih banyak dikontribusikan oleh model-model kendaraan penumpang ketimbang kendaraan niaga.
"Kendaraan penumpang 94 ribu unit dan kendaraan niaga ringan 46 ribu unit," paparnya dalam temu awal tahun Mitsubishi dengan media massa, Kamis (15/2/2018) malam di Jakarta.
Target Mitsubishi pada tahun ini meningkat sangat signifikan dibandingkan dengan tahun lalu yang mencapai 79.669 unit, terdiri dari 36.025 unit kendaraan penumpang dan 43.644 unit. Target pertumbuhan di 2018, berdasarkan perhitungan Suara.com, mencapai 75,73 persen.
Target pertumbuhan Mitsubishi amat jauh di atas proyeksi pertumbuhan pasar mobil nasional. Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) memprediksi pasar hanya 1,1 juta unit atau naik tak sampai 2 persen ketimbang capaian tahun lalu yang berjumlah 1,079 juta unit.
Direktur Penjualan dan Pemasaran MMKSI, Osamu Iwaba, mengatakan, dasar optimisme Mitsubishi adalah Xpander.
"Gaikindo benar mengenai pasar secara nasional. Tapi, setiap pabrikan punya jejeran model mereka masing-masing dan karenanya cara mereka melihat pasar berbeda-beda. Kami akan coba menstimulasi pasar tahun ini dengan didasari kesuksesan kami tahun lalu dengan Xpander," papar Iwaba.
Presiden Direktur MMKSI, Kyoya Kondo, memperkirakan Indonesia bisa masuk dua besar pasar Mitsubishi global dengan volume tersebut.
"Kita memang belum melakukan kompilasi terhadap target penjualan di semua negara yang jadi pasar kami. Tapi, mungkin, jika bisa mencapai 140 ribu unit, posisi kita (Indonesia) di Mitsubishi global bisa jadi pasar terbesar kedua," papar Kondo.
Berdasarkan pengumuman resmi Mitsubishi Motors Corporation yang telah diberitakan Suara.com beberapa waktu lalu, Indonesia pada 2017 merupakan pasar terbesar kelima mereka. Indonesia berada di bawah Cina (129 ribu unit), Amerika Serikat (104 ribu), Jepang (92 ribu), Australia (81 ribu).
Baca Juga: Xpander Dongkrak Penjualan Mitsubishi pada Tahun 2017
Berita Terkait
-
Xpander Dongkrak Penjualan Mitsubishi pada Tahun 2017
-
Industri Pembiayaan Otomotif Berharap Tuah Tahun Politik
-
Wuling Sasar Kenaikan Penjualan Hampir 500 Persen di Indonesia
-
Mitsubishi Indonesia Ekspor Perdana Xpander ke Filipina Mulai Mei
-
Indonesia Masuk 30 Besar Penjualan Mercedes-Benz Global di 2017
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Motor Listrik Bisa Tekan Konsumsi BBM, Ini 4 Pilihan Model Mulai Rp 13 Jutaan
-
Honda Berpotensi Merugi Pasca Batalkan Proyek Pabrik Mobil Listrik Rp 179 Triliun
-
Terpopuler: Subsidi Motor Listrik Jalan Lagi, Deretan Mobil Berbaterai Nikel
-
Menyibak Pesona Motor Italia Sekelas Vixion tapi V-Twin, Harga Masih Jadi Misteri
-
Mengenal Silsilah QJ Motor di Indonesia: Merek Mana Saja yang Masih Satu Klan?
-
Ini yang Perlu Diketahui Soal Subsidi Motor Listrik 2026: Syaratnya Apa dan Mulai Kapan?
-
Hyundai Catat Lonjakan Penjualan Mobil Hybrid Awal 2026
-
Insentif Kendaraan Listrik Dinilai Investasi Fiskal Jangka Panjang
-
CNG Tak Cuma Bermanfaat di Dapur: Ini yang Perlu Dilakukan Indonesia di Industri Otomotif
-
Mobil Listrik dan Mobil Hybrid Perlu Radiator Coolant Khusus Agar Tidak Overheat