Suara.com - Penumpang terlantar, sudah menjadi pemandangan biasa sebagai dampak dari aksi mogok sopir bus di Tanah Air. Beda dengan sopir bus di Okayama, Jepang, yang bekerja dengan perusahaan Ryobi Group, mereka justru menggratiskan biaya perjalanan penumpang.
Dikutip dari Japan Today belum lama ini, aksi demo ini dilakukan atas hadirnya pesaing operator bus baru dari Megurin. Keluhan utama mereka karena bus Megurin beroperasi melewati jalur yang sama, namun dengan tarif yang lebih murah dibandingkan dengan bus Ryobi. Tak hanya itu, bus milik Megurin pun memiliki tampilan yang lebih menarik.
Kehadiran bus Megurin yang beroperasi pada 27 April lalu ini membuat sopir bus Ryobi merasa terancam. Aksi demo tersebut dengan tujuan agar perusahaan merasa rugi secara materi karena tidak adanya pemasukan.
Rencananya, mereka akan melanjutkan aksi demo seperti ini hingga pihak perusahaan menemukan solusi agar mereka dapat bersaing secara adil.
Beberapa masyarakat lokal merasa jika para sopir mogok bekerja, hal itu dinilai egois karena mengabaikan kebutuhan warga. Karena alasan itu, para sopir bus Ryobi tetap beroperasi dengan menggratiskan biaya antar penumpangnya.
Kejadian ini diberitakan oleh stasiun TV lokal dan diabadikan kembali oleh seorang pengguna Twitter @mipourako dalam sebuah foto. Hingga kini postingannya dibagikan sebanyak 12 ribu kali.
"Aksi demo dari bus Okayama ini adalah aksi yang luar biasa dimana penumpang tidak dipungut biaya, mereka hanya ingin menyampaikan 'pesan' kepada pihak manajemen," tulisnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Harga Honda CBR250RR Mei 2026: Ada 6 Varian, Mana Paling Cuan?
-
Hyundai Disebut Diuntungkan Kebijakan Insentif EV Berbaterai Nikel, HMID Buka Suara
-
Mobil Listrik Changan Lumin Diganjar Harga Khusus di Indomobil Expo 2026
-
Aturan Ganjil Genap Resmi Dicabut, Cek Jadwal Lengkapnya
-
3 Kebiasaan di Motor yang Bisa Merusak Ponsel, Efeknya Jangka Panjang
-
Hampir 1500 Motor Diamankan, 99 Ribu Telah Diekspor: 5 Fakta Sindikat Curanmor Jaksel
-
Dari yang Murah hingga Mewah: Ini 5 Rekomendasi Motor untuk Antar Jemput 2 Anak Sekolah Sekaligus
-
Kekayaan Seskab Teddy Naik Hingga Rp4,7 M Dalam 1 Tahun, Nilai Isi Garasi Malah Menyusut
-
Yamaha Pilih Fokus Pelajari Pasar Sebelum Ekspansi Motor Listrik Secara Massal
-
Kebijakan Pilih Kasih Insentif Mobil Listrik Berbasis Nikel Menuai Sorotan Produsen