Suara.com - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menyambut baik aturan pemerintah yang mewajibkan kendaraan-kendaraan listrik dilengkapi dengan bunyi buatan. Ketua Gaikindo, Yohanes Nangoi, mengatakan aturan itu memiliki tujuan yang baik.
Seperti yang diwartakan sebelumnya, Kementerian Perhubungan dala Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 33 Tahun 2018 pasal 23 ayat 3 mewajibkan mobil-mobil listrik di Indonesia untuk dilengkapi dengan bunyi buatan.
"Mobil tanpa suara itu sangat berbahaya karena orang Indonesia terkadang suka tidak mendengar dan sadar bila ada mobil dekatnya. Beberapa merek mobil lain pun ada yang pakai speaker untuk menimbulkan suara. Tujuannya supaya tidak terjadi tabrakan. Jadi saya rasa ini positif," kata Nangoi, di Jakarta, Jumat (13/7/2018).
Meski demikian, Nangoi mengaku belum tahu bagaimana penerapannya di Indonesia agar mobil listrik memiliki suara.
"Untuk implementasinya seperti apa saya belum tahu," terangnya.
Indonesia bukan negara pertama yang mengeluarkan aturan ini. Di Uni Eropa, mulai Juli tahun depan, semua mobil listrik diwajibkan memiliki suara buatan.
Berita Terkait
-
Bos Ford Beri Peringatan Keras Industri Otomotif AS Mustahil Halau Laju Mobil China Seterusnya
-
Daftar Mobil Terlaris Segmen LSUV Semester Satu 2026, Seberapa Dominan Rush dan Terios?
-
Pasar Eropa Jadi Senjata Utama BYD Geser Toyota Setelah Amerika Serikat Tutup Pintu
-
Penjualan Mobil Niaga Ringan Melonjak, Gaikindo Akui Kontribusi MBG
-
Strategi Agresif Geely Rebut Pasar Indonesia Hingga Masuk Tiga Besar Merek Tiongkok Terlaris
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat
-
Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah
-
Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi