Suara.com - Penggunaan lampu berintensitas tinggi seperti HID (High Intensity Discharge) dan LED (Light Emitting Diode) pada mobil bukanlah hal baru. Pasalnya jenis lampu yang banyak dijual oleh aftermarket ini dianggap lebih terang dan stylish.
Namun belum lama ini, Kementerian Transportasi Malaysia memberlakukan larangan terhadap kedua jenis lampu tadi. Alasannya, penggunaan lampu HID dianggap membahayakan pengguna jalan lain.
"Lampu HID kerap bikin silau pengendara dari arah berlawanan sehingga bisa menyebabkan kecelakaan," demikian isi aturan itu, dikutip dari Worldoffbuzz, Kamis (22/11/2018).
Seperti diketahui, lampu HID memang memiliki intensitas cahaya yang lebih tinggi ketimbang lampu konvensional. Bahkan intensitas cahaya lampu jenis ini bisa sampai tiga kali lipat dari lampu biasa.
Kendati demikian, CEO Wealthy Otomotif Care Group, Arief Hidayat memaklumi aturan ini. Menurutnya, lampu aftermarket memang banyak digunakan pada mobil entry level di negeri jiran.
"Kami bisa mengerti peraturan itu dan menghargai ketegasan pemerintah Malaysia," ujar Arief Hidayat.
Meski begitu pemerintah Malaysia masih memberi sedikit kelonggaran, lampu HID atau LED yang mengikuti regulasi PBB (United Nations) boleh dipergunakan.
Selain itu, HID atau LED yang telah terpasang di mobil sebagai bawaan pabrik pun diperbolehkan, karena dianggap sudah lulus uji.
Baca Juga: Rosa Ditangkap karena Menipu Punya Ilmu Datangkan Emas Gaib
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
Cara Menghemat BBM Saat Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250 Per Liter
-
Harga Suku Cadang Yamaha Alami Kenaikan, Bikers Siap-Siap Rogoh Kocek Lebih Dalam
-
Sering Diremehkan Karena Tua, Hatchback Rp 85 Jutaan Ini Simpan Teknologi yang Bikin Ketagihan
-
Nasib BYD Terancam Setelah Masuk Daftar Hitam Pentagon
-
6 Motor Honda yang Irit dan Bisa Pakai Pertalite saat Harga Pertamax Melambung
-
Komparasi Harga BBM RON 92 Terbaru: Pertamax vs Vivo vs BP, Mana yang Termurah?
-
Aturan Ketat China Bakal Depak Mobil Listrik EREV yang Cuma Jual Janji Jarak Tempuh
-
Pertamax Meroket Rp 16.250, Segini Modal "Nyesek" Isi Full Tank NMax Turbo Demi Performa Gahar
-
5 Motor Listrik untuk Ngantor: Harga Under 20 Juta, Jarak Tempuh Tembus 60 Km
-
Harga BBM Pertamax Naik, Apakah Pertalite Cocok untuk Kendaraan Mobil atau Motor Baru?