Suara.com - Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO), Yohannes Nangoi, menyampaikan ketertarikan produsen otomotif asal China, BYD Auto (Build Your Dreams), untuk berinvestasi di Indonesia.
Lebih detailnya, Yohannes Nangoi menyampaikan bahwa BYD berkeinginan untuk membangun pabrik di Indonesia.
"Saya belum tahu BYD seperti apa, akan tetapi mereka mengincar Indonesia sebagai basis produksi," ungkap Yohannes Nangoi, di sela-sela acara closing ceremony GIIAS 2019, bertajuk Exhibitors Night, di ICE BSD, Tangerang, baru-baru ini.
Menurut Yohannes Nangoi, mobil dari China sangat berpotensi karena mereka melihat opportunity dari Indonesia. Terlebih Tanah Air kita adalah negara yang sangat dekat dengan Australia, dengan pasar mencapai 1,2 juta akan tetapi tidak memiliki pabrik sendiri di negaranya.
"Jadi seharusnya ekspor dari Indonesia sangat menguntungkan, kita lihat saja nanti ya," tukas Yohannes Nangoi.
Di negara asalnya, BYD memang dikenal sebagai produsen otomotif yang kuat dengan teknologi mobil listrik. Namun ditanyai apakah BYD akan langsung membangun pabrik perakitan mobil listrik di Indonesia, Yohannes Nangoi masih sungkan untuk berkomentar terlalu banyak.
"Harusnya begitu (mobil listrik), mereka (BYD) sangat kuat di mobil listrik," ujar Yohannes Nangoi.
Jika benar BYD siap menanamkan investasinya di Indonesia, maka perusahaan ini akan menjadi produsen otomotif asal China ketiga, setelah Wuling Motors dan DFSK.
Baca Juga: Bantu, Aplikasi Layanan Otomotif dari Universitas Gadjah Mada
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
Terkini
-
Penjualan Mobil 2025: Toyota Kokoh di Puncak, Honda Semakin Tertinggal
-
Semungil Atto 1 Sekencang Dolphin: Mobil Listrik Imut Honda akan Debut di Singapura, Harganya?
-
Penantang Yamaha Aerox dari Tiongkok Resmi Meluncur, Bawa DNA Balap Harganya Terjangkau
-
5 Rekomendasi Mobil Nyaman Buat Roadtrip Keluarga, Cocok untuk Mudik
-
Strategi Kia Manfaatkan Pabrik Hyundai demi Percepat Produksi Mobil Lokal di Indonesia
-
4 Motor Listrik Tangguh untuk Daerah Pegunungan, Kuat di Tanjakan
-
3 Tanda Honda BeAT Mulai "Lelah" dan Penyakit yang Sering Datang
-
Harga MG4 EV dan MG ZS EV Makin Terjangkau di Awal 2026 Sasar Keluarga Muda Indonesia
-
5 Dashcam Mobil di Bawah Sejuta yang Bisa Dilihat Pakai HP
-
Cek Harga dan Pajak Kijang Innova Bensin 2010, Mobil Keluarga untuk Persiapan Mudik Lebaran 2026