Suara.com - Banjir Jakarta 2020 mulai berangsur membaik, meski demikian, genangan masih terlihat di beberapa ruas dan curah hujan juga tinggi. Disebutkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bahwa puncak musim penghujan diperkirakan terjadi pada Februari 2020.
Hal ini berarti bahwa mobil-mobil kesayangan masih akan melaju di bawah siraman hujan, bahkan mungkin dengan intensitas tinggi. Genangan air juga jangan diabaikan, karena sudah menjadi bagian dari menu musim hujan.
Menghadapi hal ini, Laurentius Iwan Pranoto, SVP Communication, Event & Service Management Asuransi Astra memaparkan bahwa sebaiknya genangan air tidak dilibas begitu saja. Dalam artian perlu perhitungan.
"Pasalnya, bila jalan tergenang air cukup tinggi, maka ada potensi terjadi gejala hydrolocking atau engine water hammer," ujarnya.
Engine water hammer sendiri adalah kondisi kompartemen mesin terperangkap air saat banjir, sehingga mati mendadak atau mogok, karena masuknya air ke dalam ruang bakar melalui air intake.
Untuk menghindari terjadinya engine water hammer, sebaiknya mobil menghindari genangan air. Rute alternatif bisa dipilih, agar kondisi mesin tetap sehat dan tidak perlu diantar ke bengkel.
"Jangan pernah memaksakan diri apalagi sengaja menerjang genangan. Kalau sudah mogok, risikonya akan lebih besar," imbuh Laurentius Iwan Pranoto.
Dan terpenting, menyoal asuransi mobil berkenaan dengan engine water hammer adalah, kendaraan yang sengaja "diajak" melintas genangan dengan hasil akhir adalah kerusakan mesin, tidak diberikan penggantian.
Merujuk pada Polis Standar Asuransi Kendaraan Bermotor Indonesia (PSAKBI) Bab II pasal 3 ayat 4, kerusakan mesin akibat kejadian seperti engine water hammer merupakan jenis kejadian yang dikecualikan sehingga tidak akan bisa diklaim.
Baca Juga: BBM Pertamina Murah dan Berkualitas? Ini Penilaian Komunitas Otomotif
Disebutkan dalam klausulnya bahwa: Pertanggungan ini tidak menjamin kerugian, kerusakan dan atau biaya atas Kendaraan Bermotor dan atau tanggung jawab hukum terhadap pihak ketiga jika dikemudikan secara paksa walaupun secara teknis kondisi kendaraan dalam keadaan rusak atau tidak laik jalan.
Belajar dari kejadian engine water hammer serta upaya lebih memproteksi mobil, para peserta asuransi mobil bisa melakukan perluasan jaminan di Garda Oto, produk asuransi mobil dari Asuransi Astra.
Melalui perluasan jaminan ini, klien bisa melakukan klaim atas kerusakan yang disebabkan bencana alam seperti banjir.
Namun sekali lagi, jika mobil sudah terlindungi dengan perluasan perlindungan banjir, sebaiknya tidak menerjang banjir dan tidak menyalakan mobil yang terendam air sebelumnya.
Dan sebagai catatan, bagi pelanggan Garda Oto, bila mobil terendam banjir dan membutuhkan layanan darurat bisa segera menghubungi call center Garda Akses 24 jam di nomor 1500112 untuk mendapat penanganan dari petugas Garda Siaga secara gratis.
Selamat mengemudi dengan aman dan nyaman di musim hujan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
Terkini
-
Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Tiba, Catat 3 Tanggal Aman Bebas Macet Ini
-
5 Mobil Listrik 7 Seater yang Tak Galak ke Pemula dan Punya Fitur Melimpah
-
Arus Balik Meningkat, Korlantas Berlakukan One Way hingga Contraflow
-
Cetak Sejarah di Moto3, Veda Ega Pratama Dapat 'Saweran' Mobil dari Keluarga Haji Isam
-
5 Motor Listrik Tangguh Kuat Jarak Jauh, Siap Antar Ngantor hingga Luar Kota
-
Bos Volkswagen Akui Industri Otomotif China Lebih Unggul dan Terencana di Tengah Gelombang PHK
-
Tiba-tiba Harga Suzuki Fronx Naik Hingga Rp8 Jutaan di Maret 2026, Cek Daftarnya
-
MPV Keluarga 7 Penumpang Dimodifikasi Jadi 12 Orang saat Mudik Lebaran 2026 , Modal Terpal Saja
-
5 Fakta Gila Bugatti Factor One, Sepeda Sultan yang Harganya Setara Veloz Hybrid
-
6 Alasan Toyota Voxy 2022 Bekas Makin Laris di 2026, MPV Kelas Atas Harga Merakyat