Suara.com - Kia Motors Corporation memperkuat diversifikasi layanan mobilitasnya. Tak hanya membuat dan menjual saja tapi juga menyewakan mobil dan merambah layanan lainnya sebagai bagian dari strategi "Plan S".
Presiden sekaligus CEO Kia, Ho Sung Song, saat meninjau pabrik Sohari di Korea Selatan yang memproduksi Kia Karnival generasi keempat, mengatakan bahwa Kia berusaha keras menyediakan produk yang disesuaikan dan layanan mobilitas yang berbeda berdasarkan sejarah panjang dalam manufaktur otomotif.
“Kia akan lebih meningkatkan kolaborasinya dengan mitra global untuk menawarkan layanan mobilitas yang disesuaikan secara regional saat menerapkan strategi 'Plan S’,” katanya, dikutip dari Antara Minggu (16/8/2020).
Di Korea, Kia akan meningkatkan program langganan kendaraan 'Kia Flex' dengan meningkatkan jumlah armada menjadi 200 unit kendaraan.
Jajaran kendaraan akan mencakup Karnaval baru, yang mendekati peluncuran pasar Korea, dan model EV baru yang akan ditambahkan di masa depan.
Di Eropa, Kia akan bekerjasama dengan mitra global untuk menyediakan layanan mobilitas khusus untuk wilayah tersebut. Pada tahun 2018, Kia mendirikan layanan berbagi mobil yang disebut 'WiBLE' dengan perusahaan energi Spanyol Repsol.
WiBLE memungkinkan pengguna untuk menyewa dan mengembalikan kendaraan di lokasi yang ditentukan dengan sistem free floating. Saat ini WIBLE mengoperasikan 500 Niro PHEV dan merupakan salah satu penyedia berbagi mobil terkemuka di Spanyol.
Berdasarkan platform tersebut, Kia memang berencana untuk menyediakan layanan mobilitas multi-moda di masa mendatang.
Kia juga akan meluncurkan layanan mobilitas diler di Italia dan Rusia akhir tahun ini. Ini adalah layanan baru yang memungkinkan diler menyewakan kendaraan mereka untuk periode apa pun, dari satu hari hingga satu tahun penuh. Kia akan memperluas layanannya secara bertahap ke seluruh dunia di masa mendatang.
Baca Juga: Apes! Driver Kena Payudara Beracun Customer, Mobil Raib, Istri Minta Cerai
Di Amerika Utara, Kia akan mempercepat upaya elektrifikasinya dan semakin meningkatkan kerjasamanya dengan mitra mobilitasnya. Kia menyediakan 200 Niro EV untuk perusahaan penyedia mobil Lyft tahun lalu, dan tahun ini memberikan 44 Niro HEV ke MoceanLab, perusahaan layanan mobilitas Hyundai Motor Group.
MoceanLab didirikan tahun lalu untuk menyediakan layanan mobilitas di Kota Los Angeles, dan berencana untuk memperluas layanannya dengan menyertakan transportasi online, bolak-balik, transportasi multi-moda, dan mobilitas pribadi.
MoceanLab mengoperasikan sistem free floating dengan 100 armada kendaraannya, yang mencakup unit Niro HEV baru. Kia berencana mengembangkan produk baru yang disesuaikan untuk meningkatkan layanan mobilitas berdasarkan data dari kendaraan layanan MoceanLab.
Di pasar negara berkembang, Kia juga sedang mempersiapkan perubahan dalam domain layanan mobilitas. Kia telah bermitra dengan perusahaan seperti Ola, perusahaan pemesanan kendaraan terbesar di India, kemudian Revv, sebuah perusahaan berbagi mobil India, dan Grab.
Kemitraan ini memungkinkan raksasa otomotif asal Korea Selatan itu untuk lebih memahami kebutuhan mobilitas pelanggannya dalam pengembangan kendaraan masa depan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Honda Berpotensi Merugi Pasca Batalkan Proyek Pabrik Mobil Listrik Rp 179 Triliun
-
Terpopuler: Subsidi Motor Listrik Jalan Lagi, Deretan Mobil Berbaterai Nikel
-
Menyibak Pesona Motor Italia Sekelas Vixion tapi V-Twin, Harga Masih Jadi Misteri
-
Mengenal Silsilah QJ Motor di Indonesia: Merek Mana Saja yang Masih Satu Klan?
-
Ini yang Perlu Diketahui Soal Subsidi Motor Listrik 2026: Syaratnya Apa dan Mulai Kapan?
-
Hyundai Catat Lonjakan Penjualan Mobil Hybrid Awal 2026
-
Insentif Kendaraan Listrik Dinilai Investasi Fiskal Jangka Panjang
-
CNG Tak Cuma Bermanfaat di Dapur: Ini yang Perlu Dilakukan Indonesia di Industri Otomotif
-
Mobil Listrik dan Mobil Hybrid Perlu Radiator Coolant Khusus Agar Tidak Overheat
-
Bukan Lexi dan FreeGo, Ini Senjata Rahasia Yamaha dengan Performa Ampuh untuk Sikat Vario 125