Suara.com - Beberapa car manufacturer Jepang memiliki latar belakang sebagai industri berat atau heavy industries. Sebutlah seperti Mitsubishi dan Kawasaki, dengan sejarah sebagai pembuat pesawat tempur dan kapal perang dalam Perang Dunia Kedua.
Di masa damai, sektor otomotif pun dijelajahi, sembari tidak melupakan kekuatan masing-masing di sektor industri berat.
Kawasaki Heavy Industries Limited atau KHI sebagai perusahaan yang menaungi divisi sepeda motor dengan brand sama, sehari lalu (2/11/2020) mengumumkan strategi bisnis menyambut 2021. Bahkan lebih komprehensif, tersedia tayangan video untuk visi 2030.
Sebagaimana tertuang dalam rilis Global Kawasaki, perusahaan menyatakan bahwa terlepas dari pandemi COVID-19, masa depan transportasi umum khususnya kereta api terlihat cukup kuat.
Kemudian, Kawasaki juga memiliki ketertarikan pada beberapa proyek potensial di berbagai wilayah. Seperti proyek infrastruktur lepas pantai.
Pada April 2021, perusahaan multinasional dari Jepang yang memiliki pabrik di sektor sepeda motor, mesin, peralatan berat, dirgantara dan luar angkasa, bidang pertahanan, perkeretapian, sampai perkapalan ini akan berintegrasi dengan bisnis sistem energi.
Kawasaki melihatnya sebagai sebuah peluang untuk memanfaatkan kekuatan perusahaan, dan kini tengah mengembangkan pengangkut hidrogen cair, turbin hidrogen, tangki penyimpanan, ditambah sistem pencairan gas.
Lantas bagaimanakah dengan sektor roda dua yang notabene bisa disebut hanya "secuil" dari raksasa sektor-sektor industri angkutan kelas berat milik Kawasaki?
Bisnis sepeda motor serta berbagai macam tunggangan balap, juga rekreasi produksi Kawasaki bakal dipisah menjadi perusahaan baru. Pemisahan berlangsung per Oktober 2021, sebagai perusahaan khusus mengurusi produk roda dua, mesin mobil dan motor, serta kendaraan roda empat off-road.
Baca Juga: New Kawasaki Versys 1000 S Model 2021 Dibekali Suspensi Pintar
Serangkaian keputusan ini dirasa Kawasaki bisa membuat perusahaan besar melangkah lebih ringan sekaligus cepat maju. Pengambilan keputusan, pengembangan produk, dan pemasaran pun siap dipercepat secara signifikan.
Kawasaki pun siap menapak di era baru dengan diversifikasi bidang usaha semakin detail dan futuristik.
Tag
Berita Terkait
-
Tantangan Pajak Opsen Bayangi Pasar Sepeda Motor 2026
-
Penjualan Sepeda Motor di Luar Pulau Jawa Jadi Penyelamat Industri Otomotif Nasional
-
Harga Beda Tipis, Mending KIA Sportage atau Mitsubishi Outlander?
-
Destinator Termurah Terbaru Dijual Berapaan? Simak Daftar Harga Mobil Mitsubishi 2026
-
Beli Xpander 2022 Bekas? Cek Konsumsi BBM Irit, Spek dan Pajak Lengkap!
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
XPeng P7+ 2026 Meluncur: Lebih Kencang dari Pajero, Jarak Tempuh hingga 1.550 km
-
4 Mobil Sebandel Panther dengan Desain Lebih Modern, Cocok di Jalanan Menanjak
-
5 Mobil Keluarga Kuat di Tanjakan dan Perjalanan Jauh, Sparepart Melimpah
-
4 Pilihan Mobil Bekas dengan AC Paling Dingin, Harga Mulai Rp50 Jutaan
-
5 Rekomendasi Motor Bekas dengan Body Gagah, Bisa Dibeli Modal Budget Rp10 Jutaan
-
5 Pilihan Mobil Bekas dengan Sparepart Paling Melimpah di Indonesia
-
5 Rekomendasi Mobil MPV Bekas Pintu Geser Harga di Bawah 100 Juta: Ramah Lansia dan Anak
-
Terpopuler: Harta Yaqut Cholil Meroket Setara McLaren, 5 Mobil Bekas untuk Karyawan UMR
-
TMMIN Nilai Pasar Mobil Indonesia 2026 Belum Jelas
-
Tantangan Pajak Opsen Bayangi Pasar Sepeda Motor 2026