Suara.com - Ford Motor Company, perusahaan otomotif Amerika Serikat meluncurkan divisi baru yang mengurusi percepatan pengembangan baterai Electric Vehicle atau EV. Timnya disebut sebagai Ford Ion Park.
Dikutip kantor berita Antara dari situs resmi Ford, pada Kamis (29/4/2021), keahlian di sektor baterai telah dikembangkan hampir dua dekade dengan memusatkan tim lintas fungsi yang terdiri dari 150 pakar. Bidangnya adalah pengembangan teknologi baterai, penelitian, manufaktur, perencanaan, pembelian, kualitas, serta keuangan untuk membantu Ford lebih cepat mengembangkan dan memproduksi baterai.
Tim Ford Ion Park memiliki laboratorium pembelajaran kolaboratif senilai 185 juta dolar amerika Serikat (AS) di Michigan,untuk kebutuhan pengembangan, pengujian, sampai membangun sel baterai kendaraan dan susunan sel dibuka akhir tahun depan.
Laboratorium pembelajaran akan mencakup peralatan skala pilot untuk elektroda, sel dan desain larik serta manufaktur, dengan penggunaan teknologi mutakhir untuk mengujicobakan teknik manufaktur baru yang memungkinkan Ford secara cepat membuat skala desain sel baterai dengan bahan baru setelah perusahaan mengintegrasikan sel baterai dan baterai secara vertikal.
Anand Sankaran akan menjabat sebagai direktur tim Ford Ion Park. Ia adalah veteran yang selama 30 tahun berkarya di Ford.
Seperti disebutkan dalam keterangan, Anand Sankaran siap membawa Ford Ion Park dengan keahliannya di bidang baterai dan elektrifikasi. Termasuk perannya saat ini sebagai direktur Electrified Systems Engineering, dan pemegang Penghargaan Teknologi Henry Ford 1999.
Ia pula yang berada di balik proyek pengembangan, penelitian dan inovasi teknis mobil-mobil produk eletrifikasi Ford, seperti Escape Hybrid, Mustang Mach-E 2021, dan F-150 Hybrid 2022.
Dan tim Ford Ion Park juga menjajaki integrasi dan peluang inovasi yang lebih baik di semua aspek rantai nilai kerja dengan semua tim di dalam Ford, termasuk para ahli di Laboratorium Uji dan Benchmarking Baterai baru, Divisi Layanan Pelanggan Ford, plus pemasok dan mitra utama.
"Kami sudah meningkatkan produksi kendaraan serba listrik di seluruh dunia karena semakin banyak pelanggan yang merasakan dan mendambakan manfaat menyenangkan untuk dikendarai dari kendaraan listrik tanpa emisi," jelas Hau Thai-Tang, chief product platform and operations officer Ford.
Baca Juga: Tesla Segera Kembangkan Pabrik Daur Ulang Baterai Mobil Listrik di China
Dengan peresmian tim Ford Ion Park, Harapannya Ford Motor Company bisa mempercepat proses untuk menghasilkan mobil listrik lebih banyak, bahkan lebih baik, dan berbiaya lebih rendah.
Berita Terkait
-
Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Wilayah Sumatera Paparkan 11 Prioritas
-
5 Mobil Listrik yang Aman dari Banjir, Baterai Berlapis hingga Ground Clearance Jagoan
-
Ini Faktor Utama Baterai Mobil Listrik Cepat Habis: Bukan Geber AC di Musim Panas!
-
Reformasi Polri Tanpa Tenggat? KPRP Bentukan Presiden Akui Masih Meraba Masalah
-
Mahfud MD Bongkar Borok Polri: Masuk Akpol Pakai Jatah, Mau Jadi Brigjen Mesti Bayar?
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
Pilihan
-
Rumus Keliling Lingkaran Lengkap dengan 3 Contoh Soal Praktis
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
Terkini
-
Cosplay Low Budget! Calya Ini Maksa Jadi Mobil Listrik Modal Stiker, Pas Dicek Aslinya Ternyata...
-
Perubahan New Raize dan Daftar Harga Terbarunya
-
Praktis! Simak Cara Pakai Fitur Trade-in Motorku X untuk Upgrade Motor Honda
-
Harga Mirip, Mending Toyota Avanza 1.5 L 2019 atau Toyota Sienta 2014?
-
Skutik Retro Royal Alloy JPS 245 Resmi Mengaspal di Indonesia, Punya Dashcam Bawaan
-
Tampang Mirip Mini Cooper tapi Harga Cuma Rp100 Jutaan, Suzuki Ini Bikin Geger Pencinta Mobil Retro
-
Honda Brio Satya S Baru Dibekali CVT, Lebih Murah dari BYD Atto 1
-
DFSK Beri Penjelasan Kasus Mobil Listrik Gelora E yang Terbakar di Tol JORR
-
5 Mobil Keluarga di Bawah Rp50 Juta, Irit dan Ekstra Nyaman Dikendarai
-
Mimpi Punya Mobil Listrik Kini Nyata, Intip Cicilan BYD Atto 1 Mulai Rp3 Jutaan Saja