Suara.com - Relaksasi dari Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) terbukti berhasil menaikkan pendapatan industri otomotif setelah satu tahun terpuruk akibat pandemi Covid-19. Dikutip dari kantor berita Antara, hal ini disampaikan Mandiri Tunas Finance (MTF).
Sebagai anak perusahaan PT Bank Mandiri (Persero) yang bergerak di bidang pembiayaan mobil, MTF mencatat kenaikan penjualan hampir 50 persen sejak PPnBM diberlakukan.
"MTF merasakan betul dampak positif dari kebijakan itu (relaksasi PPnBM). Tercatat memang ada peningkatan dari aplikasi yang masuk. Kami meningkat hampir 50 persen dibandingkan sebelum adanya relaksasi PPnBM," jelas Direktur MTF, Eryawan Nurhariadi dalam konferensi pers di Graha Mandiri, Jumat (4/6/2021) malam.
"Kenaikan penjualan itu tentu sinyal yang bagus. Karena berlanjut hingga akhir tahun ini, tentu mendorong pertumbuhan bisnis secara keseluruhan. MTF juga yakin bisa mencapai target finansial hingga akhir tahun, bahkan mungkin bisa melebihi target," jelas Eryawan Nurhariadi.
Pada 2021, MTF menargetkan dapat membantu pembiayaan baru untuk kendaraan bermotor sebesar Rp20 triliun.
Sementara pasar otomotif Nasional tahun ini, berdasarkan proyeksi Gaikindo 740.764 unit adalahlebih baik dari 2020 yang mencapai 578.330 unit.
Meski bila disimak dalam situasi umum proyeksi penjualan mobil 2021 masih jauh lebih rendah dibanding sebelum pandemi Covid-19 terjadi, termasuk Indonesia. Pada 2019, penjualan mobil Nasional mencapai 1.043.017 unit.
Memasuki Juni 2021, relaksasi PPnBM mulai mengalami pengurangan mencapai 50 persen dan akan berlanjut hingga Agustus 2021.
Pemberlakukan PPnBM dilakukan pada kendaraan berdasarkan kubikasi mesin mengutip Peraturan Kementerian Keuangan (PMK) Nomor 33/PMK.010/2017, antara lain yaitu:
Baca Juga: Daihatsu Indonesia Berikan Vaksin Gotong Royong Bagi Karyawannya
- <1.500 4x2 (10 persen)
- 1.500-2.500 4x2 (20 persen)
- <1.500 4x2 sedan (30 persen)
- 1.500 4x4 (30 persen)
- 1.500-3.000 bensin 4x4 (40 persen)
- >2.500 diesel 4x2 dan 4x4 (125 persen)
- >3.000 bensin 4x2 - 4x4 (125 persen)
Nantinya pada September- November 2021, relaksasi PPnBM akan kembali dikurangi hingga 25 persen mengikuti kebijakan yang telah diputuskan oleh Pemerintah Pusat sejak awal Februari 2021.
Berita Terkait
-
KB Bank dan Solusi Sinergi Digital Kerja Sama untuk Akselerasi Proyek Internet Rakyat
-
BCA Syariah Catat Pembiayaan Emas Meroket 200% Capai Rp 520 M di 2025
-
BTN Bidik Pembiayaan 20.000 Rumah Rendah Emisi di 2026
-
Gaikindo Optimistis Target Penjualan 850 Ribu Unit Tercapai di 2026
-
Pemerintah Harapkan IIMS 2026 Jadi Katalis Pemulihan Industri Otomotif
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Tak Sebatas Sektor Otomotif, IIMS 2026 Gerakkan Pariwisata Indonesia dan Ekonomi Kreatif
-
9 Cara Menghilangkan Bekas Stiker di Motor yang Membandel
-
5 Rekomendasi Oli Mesin Vespa 2 Tak, Harga Mulai Rp40 Ribuan
-
Beli Motor Bekas Tarikan Leasing Apakah Aman? Pertimbangkan Hal Berikut
-
Tetap Berjaya Meski Sudah Ada Penerusnya, Mazda 2 Berapa cc?
-
Terpopuler: Pajak Kendaraan Jateng Meroket tapi Jogja Tetap, NMax Kini Lebih Murah dari Beat
-
Si Hatchback Cakep Underrated, Berapa Harga Mazda 3 dan Pajak Tahunannya?
-
5 Motor Listrik Jarak Tempuh Tembus 100 Km: Sanggup Mudik Lintas Provinsi, Mulai Rp14 Juta
-
Update Harga Motor NMAX Bekas Februari 2026: Mulai Rp15 Jutaan, Cek Pasaran Tahun 2015-2021!
-
Pajak Kendaraan di Jawa Tengah Jadi Sorotan, Ini Simulasi Hitungan Opsen PKB untuk Toyota Avanza