Suara.com - Toyota Indonesia, produsen kendaraan roda empat, suku cadang otomotif, dan pabrik perakitan di Tanah Air, memperluas jangkauan bantuan medis masa pandemi COVID-19. Yaitu memberikan 810 tabung oksigen beserta isinya ke 40 rumah sakit yang tersebar di 23 provinsi dari Aceh hingga Papua.
Dikutip dari kantor berita Antara, bantuan terdiri atas 510 unit tabung oksigen ukuran enam meter kubik beserta isinya, 170 unit regulator tabung oksigen, serta 408 unit oksimeter yang didistribusikan sejak Agustus 2021.
"Pada Juli lalu, program cepat tanggap pengadaan medical supplies yang disalurkan berfokus di Pulau Jawa. Kali ini, sebagai kelanjutan dari program sebelumnya, maka kami perluas jangkauannya ke berbagai provinsi di Indonesia, dari Aceh hingga Papua," papar Susumu Matsuda, Presiden Direktur PT Toyota-Astra Motor dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (15/9/2021).
Rumah sakit yang menerima bantuan ini tersebar di berbagai provinsi di Indonesia. Yaitu Aceh, Sumatera Barat, Riau, Lampung, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Bali, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Maluku, Maluku Utara, Papua, dan Papua Barat.
Matsuda-san menjelaskan, bahwa di Juli 2021 bantuan alat medis Toyota fokus ke sejumlah rumah sakit di Pulau Jawa meliputi DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan DI Yogyakarta.
Bantuan yang sudah disalurkan dalam dua tahapan ini bekerja sama dengan Yayasan BenihBaik dengan nama Toyota Ada untuk Anda-Fighting COVID-19.
Total bantuan itu secara rinci berupa 810 unit tabung beserta isi siap pakai ukuran enam meter kubik, 170 regulator tabung oksigen, 120 velbed, 528 oksimeter, paket APD level 3 (2.100 hazmat microporous, 1.860 protective gown, 2.100 masker N95, 2.100 boks masker bedah, dan 2.100 boks sarung tangan bedah), serta 300 boks multivitamin dan suplemen penguat imunitas.
Bantuan Toyota Indonesia ini telah menjangkau 40 rumah sakit di 23 provinsi di Indonesia mencapai total nominal lebih dari Rp 3,55 miliar.
"Support tidak hanya dalam pengadaan, tetapi sampai distribusi cepat hingga ke lokasi faskes," jelas Matsuda-san terkait kerja sama dengan Yayasan BenihBaik.
Baca Juga: Penyidikan Kasus Autopilot Tesla Berjalan, Volkswagen-Toyota Dimintai Keterangan
Program bantuan penanggulangan COVID-19 itu dikemas dalam program #TOYOTAAdaUntukAnda yang dilaksanakan sejak awal pandemi 2020 hingga saat ini. Baik berupa kegiatan preventif maupun kuratif di internal perusahaan, lingkungan sekitar, dan di seluruh wilayah Indonesia.
Program bantuan itu adalah kolaborasi principal sebagai pemegang merek dan seluruh jaringan outlet Toyota, mitra value chain, fasilitas dan tenaga kesehatan, Kementerian dan Dinas Kesehatan, serta Palang Merah Indonesia.
Bantuan itu antara lain juga berupa layanan mobilitas serta donasi ambulans Kijang Innova dan Toyota Dyna, donasi sarana dan prasarana medis berupa oksigen, paket APD lengkap, prasarana medis, dan multivitamin, dukungan fasilitas dan peralatan pencegahan COVID-19 serta donasi paket kebutuhan pokok bagi masyarakat terdampak, serta Sentra Vaksinasi RSUI-Toyota Berbagi dengan target 50.000 dosis vaksin secara gratis bagi warga negara Indonesia.
Berita Terkait
-
Toyota Indonesia Gelontorkan Rp 1,3 Triliun Perkuat Produksi Baterai Mobil Listrik Bareng CATL
-
PMI Siap Kirim Bantuan Medis ke Iran, Jusuf Kalla: Kami Pertimbangkan Beli Obat di Pakistan
-
Agrinas Tawarkan Pengadaan Pikap Kopdes Merah Putih, Toyota: Harga Tidak Ketemu
-
Toyota Indonesia Dominasi Ekspor Otomotif Nasional Sepanjang 2025
-
Toyota Indonesia Kuasai 58 Persen Ekspor Otomotif Nasional Lewat Mobil Hybrid Rakitan Lokal
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Menyibak Pesona Motor Italia Sekelas Vixion tapi V-Twin, Harga Masih Jadi Misteri
-
Mengenal Silsilah QJ Motor di Indonesia: Merek Mana Saja yang Masih Satu Klan?
-
Ini yang Perlu Diketahui Soal Subsidi Motor Listrik 2026: Syaratnya Apa dan Mulai Kapan?
-
Hyundai Catat Lonjakan Penjualan Mobil Hybrid Awal 2026
-
Insentif Kendaraan Listrik Dinilai Investasi Fiskal Jangka Panjang
-
CNG Tak Cuma Bermanfaat di Dapur: Ini yang Perlu Dilakukan Indonesia di Industri Otomotif
-
Mobil Listrik dan Mobil Hybrid Perlu Radiator Coolant Khusus Agar Tidak Overheat
-
Bukan Lexi dan FreeGo, Ini Senjata Rahasia Yamaha dengan Performa Ampuh untuk Sikat Vario 125
-
Ekspor Timur Tengah Terdampak, Toyota Bikin 3 Pabrik di India
-
Cuma Segelintir, Ini Deretan Mobil Listrik dengan Baterai Nikel di Indonesia