Suara.com - Perusahaan otomotif asal Republik Ceko, Skoda baru-baru ini mengajukan paten bahan interior baru yang terbuat dari bahan alami. Antara lain adalah bahan-bahan yang biasa didapat pada pakan ternak.
Dalam daftar paten atas bahan interior itu terdapat material yang terbuat dari bubur bit gula atau yang biasa digunakan untuk pakan ternak. Perusahaan telah menggunakan proses khusus, lalu bahan dicampur pewarna untuk membuat aksen interior. Selain itu memanfaatkan bahan yang mungkin yang sudah tidak digunakan.
Perusahaan menyatakan dengan cara ini mereka bisa meminimalisir hasil karbon dioksida saat membawanya ke pabrik.
Kepala pengembangan teknis Skoda, Johannes Neft mengatakan, pihaknya berniat menjadi perintis di bidang ramah lingkungan dan produk berkelanjutan. Untuk itu Skoda memilih pendekatan holistik dan mengatasi lebih dari sekadar emisi CO2 yang dihasilkan produknya.
"Kami juga fokus untuk meneliti dan menggunakan bahan-bahan yang bersumber secara ekologis. Misalnya, bagaimana bahan-bahan seperti sabut kelapa atau sekam padi dapat digunakan di masa depan," ujar Neft, seperti dikutip dari Carscoops.
Selain memanfaatkan hasil olahan dari pakan hewan, Skoda saat ini juga sedang meneliti miskantus, sejenis rumput alang-alang. Gunanya menyerap CO2 di sepanjang jalan. Rumput juga sering digunakan sebagai bahan bakar nabati dan residunya dapat diolah menjadi potongan-potongan kecil.
Selain material baru, trim di bagian kabin terbuat dari 100 persen wol baru yang disertifikasi The Woolmark Company dan kain yang terbuat dari botol daur ulang.
"Semua dilakukan sebagai upaya agar perusahaan beralih dari penggunaan plastik dan kulit," tutup Neft.
Berita Terkait
-
6 Cara Menghilangkan Flek Hitam di Wajah Secara Alami Sesuai Anjuran Ahli
-
5 Lipstik Bahan Alami yang Aman untuk Bumil dan Busui, Bahkan Wudhu Friendly!
-
Tampang Bak BMW Harga di Bawah Brio, Intip Pesona Skoda Slavia
-
Rahasia Menjaga Kebersihan Interior Mobil dengan Balutan Karpet Premium
-
BUMN RI Sulap 60 Ton Sampah Kelapa Jadi Sumber Cuan, Biaya Pakan Ternak Turun 60%
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan