Suara.com - Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Purwanta menjelaskan Jalan Gunung Sahari adalah salah satu titik penambahan ganjil genap di DKI Jakarta yang mulai diberlakukan hari ini, Senin (25/10/2021).
Dikutip dari kantor berita Antara, kekinian petugas dari Satlantas Polres Metro Jakarta Pusat masih melakukan sosialisasi kepada pengguna kendaraan roda empat tentang penerapan ganjil genap di Jalan Gunung Sahari, Jakarta Pusat.
"Jalan Gunung Sahari belum boleh ada penindakan, baru ada sosialisasi saja sejauh ini," jelas Kompol Purwanta di Jakarta, hari ini.
Di Jakarta Pusat, setidaknya, ada tiga ruas menerapkan kebijakan ganjil genap. Yaitu Jalan Sudirman, Jalan MH. Thamrin, dan Jalan Gunung Sahari.
Sementara kebijakan ganjil genap berupa tilang baru diberlakukan di tiga titik yang sudah lebih dahulu menerapkan peraturan ini, yaitu Jalan Sudirman, Jakan MH. Thamrin, dan Jalan HR Rasuna Said.
Penindakan berupa tilang dilakukan di bawah koordinasi Ditlantas Polda Metro Jaya.
Sementara itu, sosialisasi ganjil genap di Jalan Gunung Sahari Raya masih dilakukan secara situasional.
"Sosialisasi kami lihat perkembangannya. Ketika masyarakat sudah tahu, baru nanti menunggu perintah Dirlatnas, kapan dilakukan penindakan secara tilang," jelas Kompol Purwanta.
Berikut 13 titik penerapan ganjil genap di DKI Jakarta:
Baca Juga: Daftar 13 Titik Ganjil Genap di DKI Jakarta, Berlaku Mulai Sekarang
- Jalan Rasuna Said
- Jalan Jenderal Sudirman
- Jalan MH Thamrin
- Jalan Fatmawati
- Jalan Panglima Polim
- Jalan Sisingamangaraja
- Jalan MT Haryono
- Jalan Gatot Subroto
- Jalan S Parman
- Jalan Tomang Raya
- Jalan Gunung Sahari
- Jalan DI Panjaitan
- Jalan Ahmad Yani.
- Jam penerapan sistem ganjil genap: 06.00-10.00 WIB dan 16.00-21.00 WIB
- Berlaku: Senin-Jumat.
Berita Terkait
-
156 Siswa Terpapar Narkotika, Gerindra Desak Pemprov DKI Perketat Penjualan Obat Keras
-
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: Waspada Hujan Ringan di Seluruh Wilayah
-
DPRD DKI: 137 Kawasan Jakarta Rawan Narkoba, Menyusup ke Kamar Kos dan Apartemen
-
Seluruh Titik Banjir di Jakarta Telah Surut, BPBD Tetap Imbau Warga Waspada
-
Enam Pohon Tumbang di Jakarta Akibat Cuaca Ekstrem, Timpa Rumah dan Kabel Listrik
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
Pilihan
-
Rumus Keliling Lingkaran Lengkap dengan 3 Contoh Soal Praktis
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
Terkini
-
Cosplay Low Budget! Calya Ini Maksa Jadi Mobil Listrik Modal Stiker, Pas Dicek Aslinya Ternyata...
-
Perubahan New Raize dan Daftar Harga Terbarunya
-
Praktis! Simak Cara Pakai Fitur Trade-in Motorku X untuk Upgrade Motor Honda
-
Harga Mirip, Mending Toyota Avanza 1.5 L 2019 atau Toyota Sienta 2014?
-
Skutik Retro Royal Alloy JPS 245 Resmi Mengaspal di Indonesia, Punya Dashcam Bawaan
-
Tampang Mirip Mini Cooper tapi Harga Cuma Rp100 Jutaan, Suzuki Ini Bikin Geger Pencinta Mobil Retro
-
Honda Brio Satya S Baru Dibekali CVT, Lebih Murah dari BYD Atto 1
-
DFSK Beri Penjelasan Kasus Mobil Listrik Gelora E yang Terbakar di Tol JORR
-
5 Mobil Keluarga di Bawah Rp50 Juta, Irit dan Ekstra Nyaman Dikendarai
-
Mimpi Punya Mobil Listrik Kini Nyata, Intip Cicilan BYD Atto 1 Mulai Rp3 Jutaan Saja