- Pemprov DKI mulai membenahi jalanan berlumpur di Setu Babakan, Jakarta Selatan, akibat truk proyek dan hujan sejak November 2025.
- Kerusakan jalan membahayakan pengendara dan menurunkan ekonomi pedagang lokal karena wisatawan enggan berkunjung ke area tersebut.
- Gubernur DKI menjanjikan perbaikan cepat pada 5 Maret 2026, dan perbaikan jalan telah dimulai pada 6 Maret 2026.
Suara.com - Kondisi jalanan di kawasan wisata budaya Setu Babakan, Jagakarsa, Jakarta Selatan terpantau rusak parah hingga berubah wujud menjadi medan berlumpur.
Kerusakan memprihatinkan yang terjadi sejak bulan November 2025 itu dipicu lalu lalang kendaraan berat berupa truk molen untuk proyek pengembangan zona kuliner milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, serta diperparah oleh guyuran hujan.
Kondisi jalan raya yang dipenuhi lubang menganga dan bertekstur licin itu sangat membahayakan para pengendara yang melintas di kawasan tersebut.
Insiden seperti sepeda motor yang terjatuh hingga mobil yang terperosok akibat selip ban sudah berulang kali terjadi lantaran memburuknya medan jalan.
Tidak hanya mengancam keselamatan berlalu lintas, nestapa ini juga membuat perekonomian para pedagang lokal merosot tajam karena wisatawan enggan berkunjung ke sana.
Pihak pengelola kawasan sejauh ini hanya sanggup melakukan perbaikan tambal sulam yang dinilai tidak efektif sembari meminta masyarakat untuk terus bersabar hingga proyek selesai.
Di sisi lain, warga setempat menaruh asa agar jalanan itu segera diratakan sehingga kembali aman serta layak untuk dilalui tanpa harus menunggu seluruh pengerjaan proyek rampung.
Keluhan masyarakat yang kian nyaring ini akhirnya sampai ke telinga Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, yang merespons cepat dan berjanji akan memberikan atensi khusus pada Kamis (5/3/2026) kemarin.
"Saya akan minta Pak Wali Kota untuk berkoordinasi dengan Dinas Bina Marga. Nanti saya telepon supaya diselesaikan," janji Pramono.
Baca Juga: Pemprov DKI 'Guyur' Warga Ciganjur dengan Sembako Murah dan Kacamata Gratis
Sehari berselang, Ketua Dewan Adat Majelis Kaum Betawi, Fauzi Bowo yang turut memantau langsung masalah itu, memberikan keterangan terkait kondisi terkini di kawasan Setu Babakan.
"Sekarang sedang dilakukan perbaikan. Jadi, jalan di seputar Setunya itu sedang dalam upgrading process," ungkap figur yang akrab disapa Bang Foke, Jumat (6/3/2026) di sela kunjungannya ke salah satu pusat Dodol Betawi di wilayah tersebut.
Tokoh kebudayaan Betawi itu juga menitipkan harapan besar terhadap proses pembenahan jalan yang sedang diupayakan, agar berdampak positif bagi pariwisata lokal.
"Mudah-mudahan ini akan menambah kenyamanan pengunjung yang datang, baik dari luar maupun yang datang dari sekitar Jakarta," pungkas Foke.
Berita Terkait
-
Pemprov DKI 'Guyur' Warga Ciganjur dengan Sembako Murah dan Kacamata Gratis
-
Cegah Korban Jiwa Terulang, Pramono Anung Percepat Penertiban Kabel Semrawut di Jakarta
-
Janji Pramono Anung Benahi Jalan Setu Babakan yang Jadi "Bubur Lumpur" Imbas Proyek
-
Lulusan SD Bisa Jadi PPSU, Pramono Anung Pangkas Syarat Kerja Demi Tekan Jumlah Pengemis Jakarta
-
Pramono Anung Obral Hak Penamaan Seluruh Halte di Ibu Kota: Percuma Bagus Kalau Tak Ada Penghasilan
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
The Strokes Telanjangi Dosa Amerika Serikat, Kecam Agresi AS-Israel ke Iran
-
Bibit Bom Waktu Harga Pangan Bakal Meroket Imbas Perang AS - Iran Dimulai dari Sini
-
Gencatan Senjata AS-Iran Berakhir 22 April, Begini Analisis Pakar Hubungan Internasional
-
11 Ilmuwan Nuklir Tewas Misterius, DPR AS Bakal Periksa Kementerian Perang
-
Menteri PPPA Bongkar Data Mengejutkan Soal Ketimpangan Gender di Indonesia, Apa Saja?
-
Pengamat Sebut Amerika Serikat 'Kalah' di Perang Iran: Kas Negara Boncos, Tujuan Tak Tercapai
-
Menghitung Efek Domino Perang Iran: Keuangan Rumah Tangga, Harga BBM hingga Cicilan KPR
-
Respons Pernyataan Cak Imin, Gus Ulil: Dari Dulu NU Dipimpin Ulama!
-
Megawati di Hari Kartini: Terus Ajarkan Semangat Perjuangan Agar RI Terbebas dari Ketidakadilan
-
Media Belanda Soroti Kenapa Hari Kartini Tak Dijadikan Hari Libur Nasional?