- Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menjamin stok BBM Jakarta aman karena memiliki cadangan prioritas tersendiri.
- Kepanikan pembelian BBM terjadi di beberapa wilayah akibat potensi penutupan Selat Hormuz, jalur energi vital dunia.
- Pemerintah Pusat dan Pertamina menegaskan ketahanan energi nasional dalam kondisi aman dan meminta masyarakat tenang.
Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan kepastian mengenai ketersediaan stok Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah ibu kota demi menenangkan kekhawatiran masyarakat.
“Kalau BBM, Jakarta tentunya selalu menjadi prioritas untuk stoknya, karena kami juga punya stok sendiri,” ujar Pramono di kawasan Setu Babakan, Jakarta Selatan, Jumat (6/3/2026).
Lewat penjelasan tersebut, orang nomor satu di DKI Jakarta ini berharap warganya tidak perlu ikut panik mengantre di SPBU untuk mengamankan stok BBM bagi keperluan pribadi.
"Mudah-mudahan BBM di Jakarta, dalam rangka menyambut Idul Fitri terutama bagi yang mudik, walaupun saya tetap mendorong untuk mudik ke Jakarta supaya BBM-nya juga tidak dibuang ke mana-mana, maka mudah-mudahan itu bisa berjalan dengan baik," kata Pramono.
Fenomena panic buying atau aksi borong BBM memang mulai menjalar di sejumlah wilayah Indonesia.
Kepanikan warga terpantik oleh eskalasi konflik di Timur Tengah yang mengancam penutupan Selat Hormuz sebagai jalur vital energi dunia.
Perlu diketahui, sekitar 20 persen pasokan minyak mentah global setiap harinya melintasi Selat Hormuz yang kini tengah dalam kondisi genting.
Kekhawatiran akan tersendatnya distribusi tanker minyak internasional membuat masyarakat di daerah berbondong-bondong memadati SPBU.
Laporan terjadinya antrean panjang yang mengular terpantau di Sumatra Utara, tepatnya di kawasan Gunung Tua dan Pematangsiantar yang mencapai radius satu kilometer.
Baca Juga: Bahlil Sebut Stok BBM Cuma 20 Hari, ESDM Buru-buru Redam Panic Buying: Jangan Menimbun!
Situasi serupa terjadi di Aceh. Bahkan warga di Aceh Tengah dan Bener Meriah dilaporkan nekat membeli BBM menggunakan jeriken dalam jumlah besar.
Provinsi Jawa Timur juga mulai terdampak, di mana lonjakan permintaan di Jember memaksa pemerintah daerah setempat menggelar rapat darurat.
Namun demikian, Pemerintah Pusat bersama Pertamina menegaskan bahwa ketahanan energi nasional saat ini masih berada pada level yang sangat aman.
Masyarakat diharapkan tetap tenang dan tidak terprovokasi untuk melakukan pembelian secara berlebihan yang justru dapat merusak pola distribusi di lapangan.
Berita Terkait
-
Bahlil Sebut Stok BBM Cuma 20 Hari, ESDM Buru-buru Redam Panic Buying: Jangan Menimbun!
-
Jalan Berlumpur Setu Babakan Bikin Wisata Anjlok, Pemprov DKI Akhirnya Turun Tangan!
-
Pemprov DKI 'Guyur' Warga Ciganjur dengan Sembako Murah dan Kacamata Gratis
-
Cegah Korban Jiwa Terulang, Pramono Anung Percepat Penertiban Kabel Semrawut di Jakarta
-
Dubes Iran Tegaskan Selat Hormuz Tetap Terbuka, Terapkan Protokol Khusus Selama Situasi Perang
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp20 Ribu dan Rp10 Ribu di Tangerang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 3 Cara Melihat Data Kepemilikan Saham di Atas 1 Persen: Resmi KSE dan BEI
- 10 Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu Bank Mandiri Terdekat di Jakarta
- 6 Sepatu Lari Lokal Berkualitas Selevel HOKA Ori, Cocok untuk Trail Run
Pilihan
-
Bahlil Lahadalia: Bagi Golkar, Lailatul Qadar Itu Kalau Kursi Tambah
-
Gedung DPR Dikepung Massa, Tuntut Pembatalan Kerja Sama RI-AS dan Tolak BoP
-
Tak Terbukti Lakukan Tindak Pidana, Delpedro Dkk Divonis Bebas!
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
Terkini
-
Kemlu: Timur Tengah Bergejolak, Pembahasan Board of Peace Ditangguhkan Sementara
-
Viral! Pemotor Lawan Arah di Pondok Labu Ngamuk Sambil Genggam Batu Saat Ditegur Warga
-
BPK Jelaskan soal Kerugian Keuangan Negara dalam Sidang Praperadilan Gus Yaqut di PN Jaksel
-
Bahlil Lahadalia: Al-Quran Tegaskan Kekayaan Tak Boleh Dikuasai Segelintir Orang
-
Iran Terharu Tapi Bingung, Banyak Warga China 'Maksa' Kirim Uang Buat Lawan Israel-AS
-
Kemenkes Minta Masyarakat Tak Asal Sentuh Bayi Saat Lebaran, Risiko Penularan Campak Tinggi
-
Krisis Geopolitik Memanas, Boni Hargens Dukung Pernyataan Dasco Soal Persatuan Nasional
-
Jadi Tersangka Usai Unggah Rekaman CCTV, Nabilah OBrien Menangis: Di Mana Hati Nurani Kalian?
-
Ngeri! Istri Muda di Tangerang Habisi Suami, Jasad Penuh Luka Sayatan di Tempat Tidur
-
Bahlil Lahadalia: Bagi Golkar, Lailatul Qadar Itu Kalau Kursi Tambah