Suara.com - Dalam perdagangan pasar saham Amerika Serikat, Senin (2/10/2021), nilai saham Tesla Incorporation melampaui satu triliun dolar Amerika Serikat (AS). Kondisi ini memberikan keuntungan ganda bagi Elon Musk selaku Chief Executive Officer (CEO) Tesla, pemegang saham terbesar perusahaan pembuat mobil listrik itu.
Dikutip dari kantor berita Antara, saham Tesla melonjak 12,7 persen di tengah berita bahwa Tesla mendapatkan pesanan terbesar dari perusahaan rental mobil Hertz.
Menurut Refinitiv, saham Tesla mencetak rekor penutupan tertinggi di 1.024,86 dolar AS, dengan 23 persen kepemilikan Elon Musk di perusahaan bernilai triliunan dolar itu mencapai sekitar 230 miliar dolar AS.
Saham itu termasuk opsi senilai lebih dari 50 miliar dolar AS yang telah diberikan di bawah paket kompensasi Elon Musk di 2018.
Selain itu, ia adalah pemegang saham utama dan CEO SpaceX, sebuah perusahaan swasta bidang aviasi luar angkasa yang memiliki nilai 100 miliar dolar AS dalam penjualan saham sekunder Oktober, seperti disebutkan CNBC.
Elon Musk tidak menerima gaji di Tesla. Paket pembayarannya menyediakan 12 opsi ketika kapitalisasi pasar dan pertumbuhan keuangan Tesla mencapai serangkaian hasil yang meningkat.
Opsi ini memungkinkan Elon Musk membeli saham Tesla masing-masing seharga 70 dolar AS, atau diskon lebih dari 90 persen dari harga saat ini.
Pekan lalu, Tesla melaporkan pendapatan yang disesuaikan sebelum bunga, pajak, depresiasi dan amortisasi (EBITDA) sebesar 3,2 miliar dolar AS, melonjak 77 persen dari tahun sebelumnya. Itu cukup untuk memberikan opsi ketujuhnya, senilai lebih dari 8 miliar dolar AS pada Senin (25/10/2021).
Penilaian pasar saham rata-rata enam bulan untuk Tesla adalah lebih dari 650 miliar dolar AS, membuka jalan untuk semua 12 opsi dalam paket pembayaran Elon Musk, jika perusahaan mencapai target yang semakin tinggi terkait dengan pendapatan dan EBITDA yang disesuaikan lima tahapan yang tersisa.
Baca Juga: Terjadi Kendala Software, Tesla Tarik Versi Baru Full-Self Driving
Berita Terkait
-
Pandu Sjahrir Ingatkan Investor, Koreksinya IHSG Jadi Momentum Borong Saham
-
Belum bangkit, IHSG Ditutup Anjlok 4,88 Persen ke Level 7.922
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Di Tengah Gejolak IHSG, Saham Fundamental Justru Mulai Dilirik
-
IHSG Ambles di Bawah Level 8.000, 753 Saham Anjlok
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Gaji 6 Juta Mau Ambil Kredit Mobil? Ini Itung-itungan dan Opsi yang Layak Dilirik
-
5 Mobil Lawas Tahun 2000-an yang Desainnya Masih Terlihat Modern, Harga di Bawah Rp100 Juta
-
5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
-
Dirut IBC Klaim Permintaan Baterai Nikel untuk Kendaraan Listrik Masih Tinggi
-
5 Motor Matic Paling Irit Bensin untuk Mudik, Nyaman dan Tangguh buat Perjalanan Jauh
-
Bahaya Menggunakan Minyak Goreng Sebagai Tambahan Oli Mesin yang Berisiko Merusak Kendaraan
-
Cargloss Racing Team Capai Prestasi Gemilang di Pertamina 6 Hours Endurance Mandalika
-
Viral Insiden CV Joint Lepas L8 Patah di Tengah Sesi Test Drive
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Kecelakaan Akibat Jalan Berlubang, Siapa yang Bisa Dituntut?