Suara.com - Mobil terbang asal Jerman, Volocopter, siap mengudara sebagai taksi di Singapura dalam waktu dekat. Hal ini diketahui setelah perusahaan mengumumkan kerjasama dengan Seletar Aerospace Park yang sedang dibangun sebagai pusat kedirgantaraan Singapura.
Taman ini rencananya akan memiliki beberapa fasilitas pendukung termasuk terminal vertiport, fasilitas airside, untuk mendukung penelitian dan pengembangan.
Chief Commercial Officer Volocopter, Christian Bauer mengatakan, kesepakatan ini menandakan langkah nyata menuju peluncuran komersial di Singapura.
"Memiliki fasilitas manufaktur dan MRO di Singapura, ditambah dengan kolaborasi antara mitra industri, lembaga pemerintah, dan regulator, akan meningkatkan posisi Singapura sebagai hub penerbangan utama dan pemimpin industri di kawasan tersebut," ujar Christian Bauer dikutip dari Autoevolution.
Seluruh armada taksi terbang Volocopter nantinya akan melayani rute penerbangan ke Indonesia, Malaysia, dan rute-rute penerbangan dalam negeri Singapura yang terkenal seperti Marina Bay, Sentosa, dan Singapura.
Untuk Indonesia, Volocopter akan melayani rute ke Batam. Lama perjalanan dari Changi ke Batam diperkirakan akan memakan waktu kurang dari 20 menit jika ditempuh menggunakan mobil terbang Volocopter.
Sebagai tahap awal, setidaknya akan ada sekitar 10-20 unit taksi terbang yang akan mulai mengudara pada 2024. Untuk saat ini, Volocopter masih berusaha mendapatkan sertifikat dari Badan Keselamatan Penerbangan Uni Eropa.
Berita Terkait
-
Revolusi AI di Industri Otomotif: XPENG Luncurkan 'Otak' Mobil Generasi Terbaru
-
Banyak Mobil Terbang di Shanghai Auto Show 2025: Masa Depan Transportasi Ada di Sini
-
Mengintip Langsung Pusat Riset dan Desain GAC Group, Ada Mobil Listrik Sampai Mobil Terbang
-
Toyota Uji Coba Perdana Mobil Terbang di Jepang
-
Toyota Jor-joran Investasi Mobil Terbang, Demi Bikin Taksi
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Kronologi Pemudik Terjebak di Jalan Sawah Sleman Akibat Google Maps, Antrean Panjang Tak Terhindar
-
Puncak Arus Balik dari Jogja Pertama Terlewati, Gelombang Kedua Diprediksi Akhir Pekan
-
Bocor! China Bikin Peta Laut hingga Indonesia untuk Hadapi AS di Perang Dunia III
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
Terkini
-
Update Harga Wuling Air EV Maret 2026, Unit Baru Mulai Rp214 Jutaan
-
Toyota Kucurkan Investasi Fantastis demi Percepat Produksi Mobil Listrik Terbaru
-
Terpopuler: Rekomendasi Mobil 7 Seater Jarang Rewel hingga yang Pajaknya Paling Irit
-
Viral Papan SPBU Tulis 'BUY BYD' Bukan Harga, Bukti Perang Iran Bikin Warga Pindah ke Mobil Listrik?
-
Bahaya yang Menanti Jika Motor Tidak Segera Diservis Setelah Dibawa Mudik Lebaran
-
Bongkar Total Biaya 10 Tahun Kepemilikan Honda Brio vs BYD Atto 1, Mana Paling Hemat?
-
Berapa Saldo E-Toll yang Dibutuhkan dari Semarang ke Jakarta untuk Arus Balik? Ini Rinciannya
-
6 Deretan Fakta Rute Sawah Google Maps Menuju Tol Jogja-Solo Lebaran 2026, Pemudik Jadi Korban
-
5 Rekomendasi Mobil Listrik Jeep, SUV Tangguh Ramah Lingkungan
-
6 Mobil Keluarga Murah untuk Pekerja Gaji Rp3 Juta, 7 Seater dan Irit BBM