Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, Airlangga Hartarto menyatakan belum ada keputusan terkait perpanjangan insentif PPnBM yang berakhir Maret 2022.
Menurut Menko Perekonomian hal ini tergantung pada permintaan pasar. Namun untuk mobil baru di bawah Rp 200 juta, insentif masih akan berlanjut.
"Saat ini masih dievaluasi. Tapi yang di bawah Rp 200 juta berlangsung sampe Desember dan subsidinya akan turun setiap kuartal," ujar Airlangga Hartarto, saat mengunjungi area IIMS Hybrid 2022, beberapa waktu lalu.
Ia menyatakan bahwa realisasi insentif PPnBM mobil DTP pada 2021 mencapai Rp 4,63 triliun atau 133,8 persen dari pagu awal Rp 3,46 triliun. Adapun hingga akhir Maret 2022, realisasi insentifnya sudah mencapai Rp 15,8 miliar.
Melalui insentif PPnBM DTP, lanjutnya, kinerja penjualan mobil terus menunjukkan penguatan. Penjualan mobil selama Februari 2022 sudah mencapai 81.230 unit atau naik 65,09 persen secara tahunan (year on year atau yoy).
Selain itu, perbaikan kinerja juga terjadi pada penjualan kendaraan roda dua. Meski tidak ada insentif yang diberikan, penjualan kendaraan roda dua sepanjang 2021 mencapai 5,1 juta unit untuk domestik dan 810.000 unit untuk ekspor.
Seperti diketahui, melalui Keputusan Menteri Perindustrian (Kepmenperin) Nomor 852 Tahun 2022 tentang Kendaraan Bermotor dengan Pajak Penjualan Atas Barang Mewah Atas Penyerahan Barang Kena Pajak yang Tergolong Mewah Ditanggung oleh Pemerintah Tahun Anggaran 2022, terdapat 11 mobil yang masuk dalam daftar penerima diskon PPnBM DTP.
Diskon yang diterima setiap model dibagi berdasarkan kategori kendaraan. Untuk model kendaraan KBH2 atau LCGC, maka akan mendapatkan diskon PPnBM nol persen (0%) hingga 31 Maret 2022.
Sementara untuk model kendaraan non KBH2 dengan harga di bawah Rp 250 juta dan memiliki local purchase di atas 80 persen, bisa menikmati diskon PPnBM 50 persen hingga 31 Maret 2022.
Baca Juga: Ini Ragam Pembiayaan untuk Beli Mobil dan Motor Baru di IIMS Hybrid 2022
Berita Terkait
-
Buka BINA Lebaran 2026, Airlangga Bidik Transaksi Rp53 Triliun
-
Pemerintah Siapkan Stimulus Rp911 Miliar untuk Diskon Tiket Mudik Lebaran
-
Airlangga Melunak, Pertimbangkan Beri Insentif Sektor Otomotif
-
Airlangga Hartarto Bahas Perpres Soal Pembelian Energi dan Pesawat bersama KPK
-
Airlangga Hartarto Bahas Perpres Pembelian Energi dan Pesawat di KPK
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Honda Berpotensi Merugi Pasca Batalkan Proyek Pabrik Mobil Listrik Rp 179 Triliun
-
Terpopuler: Subsidi Motor Listrik Jalan Lagi, Deretan Mobil Berbaterai Nikel
-
Menyibak Pesona Motor Italia Sekelas Vixion tapi V-Twin, Harga Masih Jadi Misteri
-
Mengenal Silsilah QJ Motor di Indonesia: Merek Mana Saja yang Masih Satu Klan?
-
Ini yang Perlu Diketahui Soal Subsidi Motor Listrik 2026: Syaratnya Apa dan Mulai Kapan?
-
Hyundai Catat Lonjakan Penjualan Mobil Hybrid Awal 2026
-
Insentif Kendaraan Listrik Dinilai Investasi Fiskal Jangka Panjang
-
CNG Tak Cuma Bermanfaat di Dapur: Ini yang Perlu Dilakukan Indonesia di Industri Otomotif
-
Mobil Listrik dan Mobil Hybrid Perlu Radiator Coolant Khusus Agar Tidak Overheat
-
Bukan Lexi dan FreeGo, Ini Senjata Rahasia Yamaha dengan Performa Ampuh untuk Sikat Vario 125